Peringatan HUT RI di Balikpapan Dirayakan Secara Sederhana Akibat Efesiensi Anggaran, Upacara Bendera Dialihkan dari BSCC Dome ke Balaikota

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pj Sekdakot Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pj Sekdakot Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan HUT RI di Balikpapan Dirayakan Secara Sederhana Akibat Efesiensi Anggaran, Upacara Bendera Dialihkan dari BSCC Dome ke Balaikota

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pj Sekdakot Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pj Sekdakot Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan HUT RI di Balikpapan Dirayakan Secara Sederhana Akibat Efesiensi Anggaran, Upacara Bendera Dialihkan dari BSCC Dome ke Balaikota

Pj Sekdakot Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia secara lebih sederhana sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran. 

Tahun ini, upacara tidak lagi dilaksanakan di BSCC Dome, melainkan dipusatkan di halaman Balaikota Balikpapan dengan jumlah tamu undangan yang lebih terbatas.

Pj Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Balikpapan, Agus Budi Prasetyo mengatakan konsep pelaksanaan upacara sederhana telah direncanakan sejak awal penyusunan kegiatan.

"Untuk 17-an, sejak awal memang sudah direncanakan kita melaksanakannya secara sederhana. Namun, tetap khidmat," ucap Agus, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, meski skala kegiatan diperkecil, seluruh rangkaian pokok peringatan Hari Kemerdekaan tetap akan dilaksanakan.

"Pelaksanaannya akan dilaksanakan di halaman Kantor Balaikota Balikpapan," katanya.

Menurut Agus, kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kondisi fiskal daerah. 

Sejak penyusunan APBD 2026, Pemkot Balikpapan telah mengantisipasi kemungkinan berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

"Sejak waktu kita menyusun APBD 2026 itu, kita sudah melakukan mitigasi, identifikasi bahwa kemungkinan di 2026 ini akan ada penyesuaian TKD. Apalagi di akhir 2025 itu kita dapat informasi Balikpapan ada pemotongan Rp1,055 triliun," jelasnya.

Karena itu, sejumlah kegiatan pemerintah diarahkan agar tetap berjalan, namun dengan konsep yang lebih hemat tanpa mengurangi makna dan substansi kegiatan.

Agus mengatakan, perbedaan utama pelaksanaan upacara tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya hanya terletak pada skala kegiatan.

"Skala saja ya, lebih kecil. Tetapi dari sisi konten kegiatan tetap kita laksanakan," ujarnya.

Selain lokasi yang lebih sederhana, jumlah tamu undangan juga dipastikan lebih sedikit dibandingkan apabila upacara digelar di BSCC Dome.

"Jumlah undangannya pasti akan lebih kecil daripada kalau dilaksanakan di BSCC Dome," katanya.

Terkait perubahan daftar undangan, Agus menyebut hal tersebut masih dalam pembahasan panitia pelaksana.

"Iya, pasti berubah. Nah, itu saya belum tahu. Mungkin panitia yang lebih paham," ucapnya.

Sementara dari sisi pembiayaan, Agus memastikan anggaran pelaksanaan upacara tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Berbeda, jauh sekali berbeda," katanya.

Ia mengungkapkan, total anggaran untuk pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI tahun ini dipastikan tidak mencapai Rp1 miliar.

"Tahun ini kalau enggak salah enggak sampai Rp1 miliar," pungkasnya.