Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini sebagai pondasi mencetak generasi yang siap memasuki jenjang sekolah dasar.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kelembagaan PAUD, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga pembinaan yang menjangkau seluruh kampung.
Komitmen tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Bunda PAUD Kabupaten Berau yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Selasa (5/8/2026).
Forum yang dihadiri guru PAUD dari berbagai kampung dan kelurahan itu dimanfaatkan untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan usia dini.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga tahap penting dalam membangun karakter, membentuk kebiasaan belajar, serta mengembangkan kemampuan sosial anak.
Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan mengikuti pendidikan sejak usia dini tanpa terkendala ketersediaan layanan.
Ia menyampaikan pemerintah daerah terus mendorong pemerataan akses PAUD hingga ke tingkat kampung. Menurutnya, keberadaan lembaga PAUD harus menjadi bagian dari pelayanan dasar yang dapat dijangkau seluruh masyarakat sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan sebelum memasuki sekolah dasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan pemerataan akses PAUD di Kabupaten Berau pada dasarnya telah terpenuhi. Seluruh kampung telah memiliki lembaga PAUD, bahkan sejumlah wilayah memiliki lebih dari satu satuan pendidikan karena menyesuaikan jumlah peserta didik dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, fokus pemerintah saat ini bukan hanya menambah jumlah lembaga, tetapi memastikan setiap PAUD memiliki legalitas, tata kelola, serta kualitas layanan yang sesuai standar. Untuk itu, Dinas Pendidikan secara berkala melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pengelola PAUD.
Mardiatul menjelaskan seluruh proses perizinan lembaga PAUD kini dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Selain mempermudah proses administrasi, Dinas Pendidikan bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan juga rutin melakukan monitoring untuk memastikan seluruh persyaratan penyelenggaraan pendidikan dipenuhi.
“Seluruh perizinan sudah menggunakan OSS. Kami juga terus melakukan pembinaan dan monitoring ke kecamatan maupun kelurahan agar administrasi serta penyelenggaraan PAUD tetap berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Melalui penguatan pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau berharap kualitas pendidikan anak usia dini semakin merata di seluruh wilayah.
Dengan layanan PAUD yang memenuhi standar, anak-anak diharapkan memiliki bekal yang lebih baik dalam memasuki pendidikan dasar sekaligus mendukung terwujudnya generasi Berau yang unggul di masa depan.


