Satreskrim dan Tipikor Geledah Rumah Mantan Pegawai Honorer Disdikbud Kukar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Suasana penggeledahan rumah yang diduga mantan pegawai honorer disdikbud kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Suasana penggeledahan rumah yang diduga mantan pegawai honorer disdikbud kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Satreskrim dan Tipikor Geledah Rumah Mantan Pegawai Honorer Disdikbud Kukar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Suasana penggeledahan rumah yang diduga mantan pegawai honorer disdikbud kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Suasana penggeledahan rumah yang diduga mantan pegawai honorer disdikbud kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Satreskrim dan Tipikor Geledah Rumah Mantan Pegawai Honorer Disdikbud Kukar

Suasana penggeledahan rumah yang diduga mantan pegawai honorer disdikbud kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga merupakan kediaman seorang mantan pegawai honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Rabu (5/8/2026) malam.

Rumah yang berlokasi di RT 24 Nomor 50, Jalan Danau Melintang, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong tersebut digeledah oleh personel Satreskrim bersama Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Ketua RT 24, H Sofyan yang diminta menjadi saksi dalam penggeledahan itu mengatakan penghuni rumah tersebut merupakan mantan tenaga honorer di Disdikbud Kukar dan kini telah bekerja di sektor swasta.

“Dia swasta. Dulu kan honor, sekarang sudah berhenti di Dinas Pendidikan. Sudah lama berhenti,” ujar Sofyan.

Saat ditanya mengenai perkara yang sedang ditangani, Sofyan mengaku hanya mengetahui bahwa penggeledahan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Namun, ia tidak mengetahui secara rinci pokok perkara yang sedang diselidiki. “Tipikor. Kurang tahu saya, sekadar mendampingi saja, menyaksikan, melihat apa yang diperiksa,” katanya.

Ia juga mengungkapkan barang-barang yang dibawa petugas dari dalam rumah tidak terlalu banyak. “Laptop-laptop aja sama berkas sedikit aja. Berkas dua map,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Kukar belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan tersebut maupun dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani. Polisi juga belum menyampaikan identitas pemilik rumah ataupun status hukum pihak yang terkait dalam perkara tersebut.