Pawai Pembangunan Ditiadakan akibat Efisiensi Anggaran, HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pawai Pembangunan perayaan HUT ke-80 RI yang diselenggarakan pada 2025 lalu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pawai Pembangunan perayaan HUT ke-80 RI yang diselenggarakan pada 2025 lalu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pawai Pembangunan Ditiadakan akibat Efisiensi Anggaran, HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pawai Pembangunan perayaan HUT ke-80 RI yang diselenggarakan pada 2025 lalu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pawai Pembangunan perayaan HUT ke-80 RI yang diselenggarakan pada 2025 lalu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pawai Pembangunan Ditiadakan akibat Efisiensi Anggaran, HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana

Pawai Pembangunan perayaan HUT ke-80 RI yang diselenggarakan pada 2025 lalu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di Kota Samarinda tahun ini akan berlangsung lebih sederhana. Kebijakan efisiensi anggaran membuat sejumlah rangkaian kegiatan seremonial dipangkas, termasuk Pawai Pembangunan yang untuk sementara ditiadakan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yosua Laden, mengatakan perayaan HUT ke-81 RI akan berjalan sederhana. 

Dimulai dengan upacara peringatan 17 Agustus yang tetap dipusatkan di GOR Segiri sesuai arahan Wali Kota Samarinda. Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.

"Jumlah pasukan yang hadir dan undangan juga diefisiensikan," kata Yosua, Rabu (5/8/2026).

Jumlah tamu undangan VIP yang sebelumnya bisa mencapai lebih dari 500 orang kini dibatasi hanya sekitar 350 orang. Prioritas undangan diberikan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta istri, mantan wali kota dan wakil wali kota, anggota DPRD Kota Samaridna, kepala OPD, camat, lurah, orang tua anggota Paskibraka, serta beberapa veteran.

Selain itu, tribun tambahan yang biasanya dipasang pada upacara di GOR Segiri tahun ini juga ditiadakan.

Efisiensi anggaran juga berdampak pada pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Jika sebelumnya karantina berlangsung selama 14 hari, tahun ini dipangkas menjadi tujuh hari. 

"Pengukuhan Paskibraka rencananya 14 Agustus," tuturnya. 

Kemudian Pawai Pembangunan yang biasanya menjadi puncak perayaan disebut tidak akan diselenggarakan pada peringatan HUT RI tahun ini.

"Arahan dari Pak Wali tahun ini kita tiadakan dulu untuk Pawai Pembangunan, karena memang betul-betul kita efisiensi anggaran untuk kegiatan seremonial," bebernya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengajak masyarakat untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan memasang dekorasi dan atribut kemerdekaan di lingkungan masing-masing. Imbauan tersebut telah disebarluaskan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Samarinda, termasuk arahan kepada camat dan lurah. 

Meski demikian, Yosua berharap masyarakat tetap menjaga semangat nasionalisme di tengah peringatan yang berlangsung sederhana.

"Kami berharap warga Kota Samarinda tetap bersemangat menyemarakkan HUT RI ke-81 di tengah kondisi ini," pungasnya.