Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawa
TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Berau dalam kondisi aman.
Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan monitoring rutin ke sejumlah distributor hingga gudang Perum Bulog untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan kegiatan monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi agar pasokan bahan pokok tetap terjaga dalam beberapa bulan ke depan. Menurutnya, pengawasan rutin menjadi penting karena Berau masih bergantung pada distribusi bahan pangan dari luar daerah.
“Monitoring ini kami lakukan untuk mengetahui ketersediaan stok dan harga barang, sekaligus memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap aman hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, Eva menyebut stok di sejumlah distributor masih mencukupi. Tidak hanya barang yang telah berada di gudang, pasokan yang masih dalam perjalanan menuju Berau juga dipastikan tersedia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah aman saja. Beberapa distributor menyampaikan stok yang ada saat ini maupun yang masih dalam perjalanan ke Berau masih aman, baik beras, gula maupun bahan pokok penting lainnya,” jelasnya.
Selain memantau distributor, Diskoperindag juga melakukan pengecekan ke gudang Perum Bulog. Hasilnya, cadangan beras pemerintah dinilai masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.
“Bahkan dari hasil pengecekan di Bulog, stok beras dipastikan masih aman untuk memenuhi kebutuhan sekitar enam bulan ke depan,” katanya.
Eva menambahkan, monitoring kali ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas distribusi, bukan inspeksi terhadap kualitas atau standar beras seperti yang pernah dilakukan sebelumnya. Hal tersebut dilakukan mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan bahan pokok dari luar daerah.
“Kami lebih mengarahkan monitoring ini untuk memastikan stok tetap tersedia. Karena Berau masih cukup bergantung pada pasokan bahan pokok dari luar daerah, maka yang terpenting adalah memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (Adv)



