Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Air minum dalam kemasan (AMDK) Samaqua telah resmi dipasarkan di Kota Samarinda. Produk yang diproduksi Perumdam Tirta Kencana itu hadir dalam tiga varian dengan harga mulai Rp26 ribu per dus hingga galon isi ulang Rp8 ribu.
Masyarakat kini sudah bisa membeli AMDK Samaqua yang baru diluncurkan pada 5 Agustus 2026 lalu. Pada tahap awal, Perumdam Tirta Kencana memproduksi sekitar 300 hingga 350 dus per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Direktur Pelayanan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Widyastuti Supartinah, mengatakan Samaqua hadir sebagai produk air minum lokal yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Samarinda.
"Mari kita dukung produk lokal demi membantu penguatan ekonomi daerah," kata Widyastuti.
Samaqua saat ini tersedia dalam tiga pilihan kemasan, yakni botol 220 mililiter, botol 330 mililiter, dan galon.
Untuk kemasan 220 mililiter, harganya dibanderol Rp26 ribu per dus berisi 24 botol. Sementara kemasan 330 mililiter dijual Rp37.500 per dus yang berisi 24 botol. Adapun galon dijual Rp80 ribu termasuk wadah galon, sedangkan isi ulangnya Rp8 ribu.
Karena baru diluncurkan, produk Samaqua masih dalam tahap distribusi sehingga belum tersedia di seluruh toko maupun gerai di Kota Samarinda.
Masyarakat yang ingin membeli dapat melakukan pemesanan melalui WhatsApp di nomor 0811-5300-1001. Perumdam juga telah menyiapkan sistem pembayaran non-tunai.
Widyastuti menjelaskan, seluruh proses produksi dilakukan di pabrik yang berada di kawasan IPA Kahol dengan memanfaatkan sumber air baku dari instalasi tersebut. Bahkan, botol kemasan ukuran 220 mililiter dan 330 mililiter diproduksi sendiri menggunakan mesin yang dimiliki perusahaan.
Ke depan, Perumdam Tirta Kencana berencana menambah varian baru berukuran sekitar 600 mililiter untuk memperluas pilihan bagi konsumen.
Ia memastikan seluruh produk Samaqua telah memenuhi persyaratan legalitas, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Standar Nasional Indonesia (SNI), izin edar dari BPOM, hingga sertifikat halal, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.
"Harapannya, ke depan Samaqua tidak hanya dipasarkan di Samarinda, tetapi juga merambah daerah-daerah sekitar," pungkasnya.


