Kapolres Kutim Pimpin Panen Jagung di Muara Wahau, Hasilkan 10 Ton dari Lahan Seluas Lima Hektare

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Terlihat Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah (kiri) berdialog dengan bawahannya. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Terlihat Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah (kiri) berdialog dengan bawahannya. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolres Kutim Pimpin Panen Jagung di Muara Wahau, Hasilkan 10 Ton dari Lahan Seluas Lima Hektare

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Terlihat Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah (kiri) berdialog dengan bawahannya. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Terlihat Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah (kiri) berdialog dengan bawahannya. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kapolres Kutim Pimpin Panen Jagung di Muara Wahau, Hasilkan 10 Ton dari Lahan Seluas Lima Hektare

Terlihat Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah (kiri) berdialog dengan bawahannya. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Lahan jagung seluas lima hektare di kawasan PT DSN Group, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menghasilkan sekitar 10 ton jagung pipil.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Panen dilakukan di lahan seluas 50.000 meter persegi yang tersebar di areal PT Swakarsa, PT DIN, PT DAN, PT Dewata, dan PT Kapas di wilayah Kongbeng. Jagung yang dipanen merupakan tanaman yang ditanam sejak 29 Maret 2026.

Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan panen ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Polri siap mendukung melalui sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar produktivitas pertanian terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan.

Kapolsek Muara Wahau, AKP Sumartono menilai keberhasilan panen tidak terlepas dari kerja sama yang dibangun antara aparat, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat selama proses budidaya.

"Sinergi yang terjalin selama ini menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Muara Wahau," ucapnya.

Kegiatan panen turut dihadiri Kabag SDM Polres Kuti, AKP Slamet Riyadi, Kasat Reskrim AKP Rangga Asprilla Fauza, Kasat Lantas AKP Rezky Nur Harismahendra, Kasi Propam Iptu Ilyas Yulian Haris, Kapolsek Kongbeng Ipda Ardyansa, unsur Forkopimcam, perwakilan PT DSN Group, UPT Pertanian, kepala desa, personel TNI-Polri, serta sekitar 80 peserta.

Manajemen PT DSN Group menyatakan akan terus mendukung pemanfaatan lahan produktif melalui kemitraan dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.