Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kabupaten Paser resmi merekrut Azhar Rahman sebagai pelatih bagi para atlet futsal untuk bertempur dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada November 2026 mendatang.
Azhar Rahman resmi menjadi pelatih setelah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Ketua AFI Paser, Hendra Wahyudi, pada Kamis (6/8/2026) kemarin, di Kecamatan Tanah Grogot.
Pria 36 tahun asal Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menjadi pelatih atlet binaan AFI Paser selama empat bulan setelah penandatanganan kontrak kerjasama.
Hendra Wahyudi mengatakan, Azhar Rahman dinilai tepat dan kemampuannya tidak dilakukan dalam membina atlet maupun merumuskan tim futsal yang berkualitas dan berdaya saing selayaknya tim profesional.
“AFI Paser menggandeng Coach Azhar Rahman untuk melatih dan membina atlet futsal binaan AFI Paser untuk mengikuti Porprov VIII Kaltim di Paser pada November 2026 mendatang,” kata Hendra Wahyudi.
Bergabungnya Azhar Rahman di dalam AFI Paser, membuat keyakinan AFI Paser semakin kuat untuk menjadi pemegang predikat juara dalam ajang Porprov VIII Kaltim.
Disamping itu, kehadiran Coach Azhar Rahman dalam AFI Paser memberikan dampak positif yang berkepanjangan. Para atlet dan pelatih lokal akan mendapatkan ilmu berharga dan bermanfaat untuk kedepannya.
Coach Azhar Rahman merencanakan, akan memulai tugas sebagai pelatih atlet AFI Paser dengan melakukan seleksi melalui penampilan dari permainan atau gaya permainan masing-masing personel.
“Formulanya menyesuaikan atlet yang ada. Kita maksimalkan bakat-bakat dari masing-masing atlet. Tidak terlalu jauh beda dengan tempat saya melatih sebelumnya,” ucap Coach Azhar.
Diketahui, Coach Azhar berpengalaman di liga profesional sejak 2015. Sebelum tiba di Kabupaten Paser, ia merupakan pelatih Moncongbulo FC musim 2025/2026.
Pria asal Kota Makassar ini tidak pernah kosong melatih setiap tahun. Beberapa kali mampu membawa klub yang ia pimpin lolos PON, diantaranya NTT dan Sulsel.


