Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperkirakan akan dimulai oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada November 2026.
“Menurut informasi dari Kemendikdasmen bahwa pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi akan dimulai di November,” kata Bupati PPU, Mudyat Noor, Jumat (7/8/2026).
Mudyat mengungkapkan, pemerintah daerah bersama Kemendikdasmen telah menandatangani berita acara serah terima lahan seluas 23 Hektare (Ha) untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi pada akhir Juli 2026.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan lahan seluas 23 Ha untuk pembangunan SNT sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan sekolah berstandar internasional tersebut.
“Hampir seluruh dokumen sudah dilengkapi pemerintah daerah saat ini tinggal menunggu sertifikat tanah yang masih berproses di BPN,” bebernya.
Dalam Sekolah Nasional Terintegrasi, kata Mudyat, terdiri dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran pembangunan SNT mencapai Rp250 miliar.
“Anggaran pembangunan SNT sepenuhnya dari pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah hanya menyiapkan lahannya,” terangnya.
Sekolah yang diperkirakan memiliki daya tampung 5.000 siswa, kata Mudyat, diharapkan memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Benuo Taka.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal agar SNT dapat dibagun sesuai yang direncanakan kementerian. Sebab, ini menyangkut peningkatan SDM generasi muda PPU,” pungkasnya.


