Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Berau terus menjadi perhatian aparat kepolisian, terutama untuk memastikan distribusinya tetap lancar di tengah aktivitas pengisian yang cukup padat.
Polres Berau melalui Polsek Tanjung Redeb melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tanjung Redeb.
Monitoring menyasar kondisi stok sekaligus situasi antrean kendaraan yang berpotensi mempengaruhi kelancaran lalu lintas.
Tiga SPBU menjadi lokasi pemantauan, yakni SPBU Kilang Bujangga, SPBU Berau Mulia Mandiri (BMM) dan SPBU H. Isa III.
Dari hasil pengecekan, ketersediaan BBM secara umum masih terpantau aman.
Meski demikian, petugas menemukan salah satu jenis BBM mengalami kekosongan. Stok Bio Solar di SPBU H. Isa III diketahui telah habis saat monitoring dilakukan.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi mengatakan pemantauan tersebut bukan hanya untuk melihat ketersediaan stok, tetapi juga sebagai langkah antisipasi agar persoalan distribusi BBM tidak berkembang menjadi gangguan di lapangan.
“Kepolisian ingin memastikan proses penyaluran BBM berlangsung secara tertib dan masyarakat tetap dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan,” ujar AKP Suradi.
Selain persoalan stok, antrean kendaraan juga menjadi perhatian petugas. Personel melakukan pengawasan di sekitar SPBU untuk mengantisipasi antrean kendaraan mengular hingga ke badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Polres Berau mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan serta mengikuti aturan yang berlaku saat melakukan pengisian.
“Pengawasan di sejumlah SPBU pun akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga distribusi BBM tetap aman, tertib dan tepat sasaran,” tambahnya.


