Camat Pastikan Tabang Kondusif, Kasus Kematian Warga Diserahkan ke Polisi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Pertemuan masyarakat tabang bersama pihak kepolisian dan pemerintah tabang (Foto: Camat Tabang)
Pertemuan masyarakat tabang bersama pihak kepolisian dan pemerintah tabang (Foto: Camat Tabang)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Camat Pastikan Tabang Kondusif, Kasus Kematian Warga Diserahkan ke Polisi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Pertemuan masyarakat tabang bersama pihak kepolisian dan pemerintah tabang (Foto: Camat Tabang)
Pertemuan masyarakat tabang bersama pihak kepolisian dan pemerintah tabang (Foto: Camat Tabang)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Camat Pastikan Tabang Kondusif, Kasus Kematian Warga Diserahkan ke Polisi

Pertemuan masyarakat tabang bersama pihak kepolisian dan pemerintah tabang (Foto: Camat Tabang)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan tetap kondusif pascaterjadinya aksi masyarakat yang berkaitan dengan kasus meninggalnya seorang warga.

Hal tersebut disampaikan Hendrik, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) usai melakukan dialog bersama Kapolres Kukar, Camat Tabang, tokoh masyarakat, serta kepala adat di Kecamatan Tabang, Minggu (9/8/2026)

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi wilayah Tabang saat ini aman, tenteram dan terkendali. 

Hendrik menegaskan tidak ada keributan maupun kerusuhan yang berkaitan dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Kami menyampaikan Tabang dalam kondisi kondusif, aman dan terkendali. Tak ada keributan, tidak ada kerusuhan, baik itu kerusuhan SARA maupun kerusuhan terkait isu-isu yang beredar selama ini. Di Kecamatan Tabang aman, tenteram dan damai," ujar Hendrik.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang telah kondusif tersebut. 

Menurutnya, penyelesaian persoalan yang terjadi sepenuhnya dipercayakan kepada aparat penegak hukum.

"Kami sepenuhnya menyerahkan proses hukum ini kepada Kepolisian Republik Indonesia, kepada Kapolda Kaltim dan Kapolres Kukar yang akan menangani dan memeriksa perkara ini sampai tuntas dan jelas," katanya.

Hendrik juga menyampaikan apresiasi terhadap kepolisian yang memberikan perhatian terhadap persoalan yang terjadi di Kecamatan Tabang.

"Dan kami berterima kasih atas atensi dari Kepolisian Republik Indonesia yang sangat luar biasa terhadap persoalan ini," ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga persatuan dan tidak memperkeruh keadaan dengan informasi yang belum terverifikasi.

"Kiranya ke depan kita semua tetap menjaga situasi aman, situasi kondusif, dan kita bisa bersatu di Kecamatan Tabang," ucapnya.

"Atas nama Kecamatan Tabang dan seluruh masyarakat, kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga situasi Kecamatan Tabang," sambung Hendrik.

Camat Tabang, Elvandar mengatakan bahwa dalam proses pendalaman, telah muncul sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. 

Namun, Elvandar menegaskan status tersangka belum ditetapkan secara resmi oleh kepolisian.

"Saat ini sudah mulai bermunculan nama-nama yang diduga sebagai tersangka. Kenapa disebut diduga tersangka? Sebab belum ada rilis terkait tersangka. Ini masih dalam rangka pendalaman dan mengurai insiden yang terjadi pada malam Kamis atau Rabu malam itu," jelasnya.

Terkait permintaan masyarakat agar proses hukum dilakukan dalam waktu 2x24 jam, Elvandar mengatakan kepolisian tidak dapat menetapkan seseorang tanpa didukung bukti dan alat bukti yang cukup.

Menurutnya, Kapolres Kukar meminta waktu agar proses penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

"Pak Kapolres tadi menyampaikan supaya proses ini dapat tergambar secara benar-benar jelas, transparan, dan sesuai dengan hukum. Oleh karena itu, beliau meminta waktu untuk dapat menyelesaikan kasus ini," ujarnya.

"Beliau menjamin kasus ini langsung ditangani oleh beliau sebagai Kapolres Kukar dan juga dibantu oleh Polda Kaltim," lanjutnya.

Elvandar menyebut masyarakat menerima penjelasan yang disampaikan Kapolres Kukar. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah orang telah diamankan di Polres Kukar untuk menjalani pemeriksaan.

"Diterima saja, sebetulnya diterima. Kemudian memang tadi sudah diutarakan oleh Pak Kapolres secara langsung bahwa ada beberapa orang yang diduga sebagai tersangka," katanya.

"Mereka sudah diamankan di Polres Kukar untuk dimintai keterangan. Mudah-mudahan dari pengamanan beberapa terduga ini, dapat segera dilakukan proses untuk menetapkan tersangka dari kasus kejadian yang ada di Tabang," sambungnya.

Elvandar kembali memastikan kondisi Kecamatan Tabang tetap aman dan tidak seperti isu yang berkembang di media sosial maupun pembicaraan masyarakat.

Menurutnya, aksi masyarakat sebelumnya merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar aparat penegak hukum mempercepat proses penanganan perkara.

"Yang pertama, untuk kondisi Tabang ini sebetulnya aman-aman saja. Proses aksi masyarakat kemarin itu betul-betul real, hanya ingin menyampaikan sebuah aspirasi dari masyarakat kepada pihak penegak hukum untuk mempercepat proses tersebut," jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.

"Kemudian, tentunya isu-isu yang berkembang di media sosial maupun pembicaraan masyarakat itu tidak seperti yang terjadi di Kecamatan Tabang," pungkas Elvandar.