Asap Karhutla Ancam Jarak Pandang, Otban VII Siapkan Antisipasi Penerbangan Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Lapangan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Lapangan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Asap Karhutla Ancam Jarak Pandang, Otban VII Siapkan Antisipasi Penerbangan Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Lapangan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Lapangan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Asap Karhutla Ancam Jarak Pandang, Otban VII Siapkan Antisipasi Penerbangan Balikpapan

Lapangan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Kalimantan belum mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Namun, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengantisipasi kemungkinan asap kiriman yang dapat mengganggu jarak pandang dan keselamatan penerbangan.

Kepala Otban Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin mengatakan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh pemangku kepentingan di bandara di wilayah kerjanya.

Seperti Wilayah kerja Otban VII sendiri meliputi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Utara (Kaltara).

"Di wilayah kerja kami Otban 7, tidak ada bandara satupun yang terdampak akibat gangguan asap kebakaran hutan," kata Ferdinan, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, SE tersebut menjadi langkah pencegahan apabila karhutla di sejumlah daerah mulai berdampak terhadap operasional penerbangan.

Dalam edaran itu, penyelenggara bandara, pengelola navigasi penerbangan hingga maskapai diminta menyiapkan langkah strategis apabila kondisi asap mulai mengganggu penerbangan.

"Imbauan kami agar para pemangku kepentingan di bandara mengambil langkah-langkah antisipasi berkaitan dengan ancaman asap tersebut," ujarnya.

Ferdinan menyebut perhatian khusus diberikan terhadap sejumlah bandara di Kalteng yang dinilai lebih berpotensi terdampak asap karhutla. Di antaranya Bandara Sampit dan Bandara Palangka Raya.

Kendati demikian, langkah antisipasi tersebut berlaku bagi seluruh bandara yang berada di wilayah kerja Otban VII, termasuk di Kaltim dan Kaltara.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar memastikan operasional penerbangan di Balikpapan masih berjalan normal.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pengelola bandara di Palangkaraya dan Pontianak untuk memantau perkembangan dampak karhutla terhadap penerbangan.

"Operasional di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sampai dengan saat ini tidak ada dampak terkait dengan karhutla yang terjadi di Palangka Raya maupun Pontianak," jelas Iwan.

Menurutnya, penerbangan langsung Pontianak-Balikpapan maupun sebaliknya masih berjalan lancar. 

Kondisi asap yang terjadi di sejumlah wilayah disebut lebih berpengaruh terhadap jarak pandang pada pagi hari.

"Untuk penerbangan yang siang hari dari maupun ke Pontianak ke Balikpapan maupun sebaliknya berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Ia menambahkan, apabila terjadi keterlambatan penerbangan, penyebabnya tidak serta-merta berkaitan dengan karhutla. 

Delay dapat dipengaruhi faktor teknis maupun operasional masing-masing maskapai.

Namun, Iwan tidak menutup kemungkinan dampak karhutla di daerah asal penerbangan dapat mempengaruhi rotasi pesawat dan kemudian berdampak ke bandara lain.

"Kalau originnya di daerah-daerah yang berdampak terhadap karhutla pasti akan berdampak terhadap airport lain, tidak hanya Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," ujarnya.

Dari sisi pengelola bandara, SAMS Sepinggan juga memastikan kesiapan fasilitas apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung operasi penanganan karhutla, termasuk kemungkinan penggunaan parking stand bagi pesawat yang digunakan Satgas Karhutla.

"Namun sampai saat ini belum ada rencana operasi itu, belum ada rencana perubahan untuk itu, sehingga kita masih standby dan kita masih mendukung terkait dengan kegiatan karhutla ini," pungkasnya.