Antrean BBM di Bujangga Ganggu Arus Lalu Lintas, Dishub Berau Perketat Pengawasan di Jalan Nasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Petugas Dishub berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah antrean mengganggu kelancaran lalu lintas. (Foto: Dishub Berau)
Petugas Dishub berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah antrean mengganggu kelancaran lalu lintas. (Foto: Dishub Berau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Antrean BBM di Bujangga Ganggu Arus Lalu Lintas, Dishub Berau Perketat Pengawasan di Jalan Nasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Petugas Dishub berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah antrean mengganggu kelancaran lalu lintas. (Foto: Dishub Berau)
Petugas Dishub berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah antrean mengganggu kelancaran lalu lintas. (Foto: Dishub Berau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Antrean BBM di Bujangga Ganggu Arus Lalu Lintas, Dishub Berau Perketat Pengawasan di Jalan Nasional

Petugas Dishub berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah antrean mengganggu kelancaran lalu lintas. (Foto: Dishub Berau)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Antrean kendaraan di SPBU Bujangga, Tanjung Redeb, kembali menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Posisi SPBU yang berada di ruas jalan nasional membuat antrean kendaraan harus mendapat pengawasan lebih ketat, terutama ketika volume pengisian BBM meningkat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi di sekitar SPBU Bujangga untuk mencegah antrean kendaraan meluber dan menggunakan badan jalan secara berlebihan.

Menurutnya, persoalan utama bukan hanya panjangnya antrean, tetapi juga dampaknya terhadap akses masyarakat di sekitar lokasi. Kendaraan yang mengantre diminta tidak sampai menghalangi akses keluar-masuk rumah warga, perkantoran maupun tempat usaha.

“Karena SPBU Bujangga berada di jalan nasional, kami terus memberikan teguran lisan agar antrean tidak sampai menutup akses rumah, kantor, maupun usaha masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Rusnan.

Ia menyebut, petugas di lapangan secara rutin melakukan pengawasan sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara yang antreannya mulai mengganggu ruang lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga agar aktivitas pengisian BBM tetap berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru di jalan.

Tingginya jumlah kendaraan pada waktu tertentu menjadi salah satu faktor yang membuat antrean sulit dihindari. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak membuat pengendara mengabaikan kepentingan pengguna jalan lainnya.

Dishub Berau pun meminta masyarakat yang menggunakan layanan SPBU untuk tetap memperhatikan posisi kendaraannya selama mengantre. Pengendara diminta tidak mengambil badan jalan secara berlebihan maupun berhenti di titik yang dapat menghambat arus kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengantre dan memperhatikan hak pengguna jalan lainnya,” katanya.

Selain SPBU Bujangga, pengawasan juga terus diarahkan ke sejumlah titik pengisian BBM lain yang berpotensi mengalami antrean panjang. Dishub memastikan pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada lokasi yang berada di jalur dengan mobilitas kendaraan tinggi.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat mendapatkan BBM dan kepentingan pengguna jalan, sehingga antrean di SPBU tidak berkembang menjadi gangguan lalu lintas.