Ada Dugaan Penyalahgunaan BOSNAS dan BOSDA, Inspektorat Samarinda Lakukan Audit

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ada Dugaan Penyalahgunaan BOSNAS dan BOSDA, Inspektorat Samarinda Lakukan Audit

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ada Dugaan Penyalahgunaan BOSNAS dan BOSDA, Inspektorat Samarinda Lakukan Audit

Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Inspektorat Daerah Kota Samarinda masih melakukan pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di sejumlah sekolah.

Pemeriksaan tersebut dilakukan menindaklanjuti arahan Wali Kota Samarinda untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan anggaran pendidikan tersebut.

Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar, mengatakan proses audit saat ini masih berjalan. Tim Inspektorat ditargetkan menyelesaikan pemeriksaan hingga akhir Agustus 2026.

“Jadi tim Inspektorat masih bekerja. Nanti sampai akhir Agustus mereka bekerja,” ujar Firdaus.

Ia menegaskan, Inspektorat belum dapat menyimpulkan apakah dugaan penyalahgunaan tersebut benar terjadi. Tim masih mengumpulkan berbagai data dan dokumen untuk kemudian dianalisis sebelum menentukan hasil pemeriksaan.

Menurutnya, jumlah sekolah yang diduga terlibat juga belum dapat dipastikan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Ini masih kita dalami. Kita masih mengumpulkan data, nanti kita analisa, baru kita simpulkan,” terangnya.

Dalam proses pemeriksaan, Inspektorat akan melihat sejumlah indikator, terutama kesesuaian penggunaan anggaran dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Tim juga akan memeriksa perencanaan yang telah disusun oleh masing-masing sekolah untuk memastikan penggunaan dana sesuai dengan ketentuan.

Firdaus menyebut pemeriksaan dapat dilakukan dengan dua pendekatan. Tim Inspektorat dapat turun langsung ke sekolah maupun meminta pihak sekolah datang untuk memberikan keterangan dan dokumen yang diperlukan.

Terkait cakupan pemeriksaan, Firdaus mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan apakah pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh sekolah atau menggunakan metode sampel.

“Jika tidak terbatas, mungkin kita bisa sampel dulu,” pungkasnya.