Tak Lagi Seperti SMA, Prof Moh Bahzar Dorong Mahasiswa Baru Unmul Ubah Mindset dan Mandiri

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tak Lagi Seperti SMA, Prof Moh Bahzar Dorong Mahasiswa Baru Unmul Ubah Mindset dan Mandiri

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tak Lagi Seperti SMA, Prof Moh Bahzar Dorong Mahasiswa Baru Unmul Ubah Mindset dan Mandiri

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Moh Bahzar menyampaikan sejumlah pesan kepada mahasiswa baru yang mulai menjalani kehidupan perkuliahan di lingkungan kampus.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa baru menjaga kesehatan mental sebagai salah satu modal utama dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.

Menurut Prof Moh Bahzar, memasuki dunia perkuliahan merupakan fase baru yang menuntut mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan, pola belajar, serta tanggung jawab yang berbeda dibandingkan saat masih duduk di bangku SMA.

“Hal pertama adalah kesehatan mental mereka dan kedua, mereka harus mengubah mindset. Selama di SMA, mungkin mereka masih banyak diarahkan,”ungkapnya. 

Ia menjelaskan, ketika memasuki perguruan tinggi, mahasiswa tidak lagi bisa sepenuhnya bergantung pada arahan orang lain. 

Mereka dituntut lebih aktif dalam menggali potensi, kemampuan, serta minat yang dimiliki. “Sekarang di perguruan tinggi, mereka harus mulai menggali sendiri potensi dan kemampuan yang mereka miliki,” katanya.

Selain kesehatan mental dan perubahan pola pikir, ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk mulai membangun sikap mandiri.

Menurutnya, jika selama ini sebagian besar kebutuhan dan keputusan masih banyak bergantung kepada orang tua, maka kehidupan di perguruan tinggi harus menjadi momentum untuk belajar bertanggung jawab terhadap pilihan masing-masing.

“Ketika memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa dituntut untuk mampu berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas pilihannya,” pesannya.