Wujudkan Program Kampung Bersinar di Berau, 95 Aparatur Kampung Dites Urine

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sejumlah aparatur kampung mengikuti kegiatan tes urine sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di Kecamatan Batu Putih, Berau. (Foto: Humas Prokopim)
Sejumlah aparatur kampung mengikuti kegiatan tes urine sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di Kecamatan Batu Putih, Berau. (Foto: Humas Prokopim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wujudkan Program Kampung Bersinar di Berau, 95 Aparatur Kampung Dites Urine

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sejumlah aparatur kampung mengikuti kegiatan tes urine sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di Kecamatan Batu Putih, Berau. (Foto: Humas Prokopim)
Sejumlah aparatur kampung mengikuti kegiatan tes urine sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di Kecamatan Batu Putih, Berau. (Foto: Humas Prokopim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Wujudkan Program Kampung Bersinar di Berau, 95 Aparatur Kampung Dites Urine

Sejumlah aparatur kampung mengikuti kegiatan tes urine sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di Kecamatan Batu Putih, Berau. (Foto: Humas Prokopim)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB - Upaya memperkuat pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat kampung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Salah satunya dengan memastikan aparatur kampung menjadi bagian dari lingkungan pemerintahan yang bersih dari narkoba.

Sebanyak 95 aparatur kampung dari Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Biduk-Biduk menjalani tes urine di Kantor Kecamatan Batu Putih, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan program Kampung Bebas Narkoba menuju Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR).

Wakil Bupati Berau, Gamalis, memantau langsung pelaksanaan tes urine tersebut. Menurutnya, pemeriksaan ini tidak semata-mata dilakukan untuk memenuhi kebutuhan administratif, tetapi menjadi langkah deteksi dini sekaligus upaya membangun kesadaran aparatur mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Komitmen kami adalah mewujudkan pemerintahan yang bersih dari narkoba. Kita sebagai pelayan masyarakat harus menjadi contoh, termasuk menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Gamalis.

Ia menilai, aparatur kampung memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, lingkungan pemerintahan di tingkat kampung harus terlebih dahulu memastikan dirinya terbebas dari narkoba sebelum mengajak masyarakat melakukan hal yang sama.

Gamalis juga mengingatkan bahwa ancaman peredaran narkotika semakin kompleks dan dapat menyasar siapa saja. Tidak hanya orang dewasa, kelompok pelajar pun menjadi salah satu sasaran yang perlu mendapatkan perhatian serius.

“Kita harus mawas diri. Berau saat ini juga menjadi salah satu tujuan peredaran narkoba. Karena itu, kita harus menjadi benteng bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk aparatur kampung, tokoh masyarakat, keluarga hingga lingkungan pendidikan.

“Pemberantasan dan penanggulangan narkoba harus dilakukan secara kolektif dan bersatu agar kita benar-benar bisa terbebas dari ancaman narkoba,” lanjutnya.

Gamalis berharap pelaksanaan tes urine tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pemeriksaan semata. Lebih jauh, langkah tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen aparatur kampung untuk menciptakan birokrasi yang sehat, bersih dan mampu menjadi teladan dalam membangun kampung yang bebas dari narkoba.

“Mari kita bersama-sama wujudkan lingkungan pemerintahan dan birokrasi yang bersih, terbebas dari narkoba. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita sebagai pelayan masyarakat adalah orang-orang yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.