Diduga Kesal Kerap Jadi Bahan Olokan, Karyawan Outsourcing Coba Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Proses pemadaman kebakaran di diskominfo kukar, oleh damkar kukar (Foto: Damkar Kukar)
Proses pemadaman kebakaran di diskominfo kukar, oleh damkar kukar (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diduga Kesal Kerap Jadi Bahan Olokan, Karyawan Outsourcing Coba Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Proses pemadaman kebakaran di diskominfo kukar, oleh damkar kukar (Foto: Damkar Kukar)
Proses pemadaman kebakaran di diskominfo kukar, oleh damkar kukar (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diduga Kesal Kerap Jadi Bahan Olokan, Karyawan Outsourcing Coba Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar

Proses pemadaman kebakaran di diskominfo kukar, oleh damkar kukar (Foto: Damkar Kukar)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Seorang karyawan outsourcing berinisial AK diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan percobaan pembakaran di ruang rapat Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (11/8/2026) pagi.

AK diketahui bekerja sebagai operator Command Center Diskominfo Kukar melalui pihak ketiga.

Dalam aksi tersebut, AK diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dimasukkan ke dalam sebuah galon air mineral.

Kasi Humas Polres Kukar, Iptu Haryo Jipang Painolan membenarkan penggunaan BBM tersebut dalam aksi yang diduga dilakukan AK.

"Alat yang digunakan BBM jenis Pertalite sebanyak Rp30-40 ribu yang dimasukkan ke dalam galon Aqua," ujar Haryo.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi juga telah mengantongi dugaan motif di balik aksi tersebut.

AK diduga telah merencanakan aksi pembakaran sejak malam sebelumnya.

Ia disebut merasa kesal karena sejumlah orang di lingkungan kantor kerap memotretnya secara diam-diam dan menjadikannya sebagai bahan olokan.

"Motif pelaku melakukan pembakaran sudah direncanakan dari tadi malam, karena dia merasa kesal terhadap orang-orang di kantor yang memfoto pelaku secara diam-diam (sudah sering) dan dijadikan bahan olokan," jelas Haryo.

Peristiwa tersebut terjadi di ruang rapat yang berada di lantai tiga Gedung Diskominfo Kukar. Kebakaran sempat terjadi sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar, Sofyan Agus membenarkan terduga pelaku merupakan karyawan outsourcing yang bertugas di lingkungan Diskominfo, khususnya di ruang rapat.

"Karyawan outsourcing, dia memang yang bertugas di ruang rapat," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan sejumlah sarana dan prasarana yang berada di dalam ruang rapat terdampak akibat kebakaran.

"Yang jelas kebakar itu, yang kebakaran itu kan ruangan rapat, artinya sarana dan prasarana di ruangan rapat," ujarnya saat dihubungi.

Menurut Sofyan, pihaknya tidak mengetahui adanya persoalan khusus di lingkungan kantor yang sebelumnya terjadi dan berkaitan dengan peristiwa tersebut.

"Tidak ada sih pokok permasalahan. Ya kan kalaupun ada pokok permasalahan pastikan akan diselesaikan," katanya.

Ia memastikan tidak ada dokumen atau berkas penting yang ikut terbakar dalam kejadian tersebut. Sebab, ruang tersebut memang difungsikan sebagai ruang rapat dan bukan sebagai tempat penyimpanan dokumen.

"Kalau di ruang rapat hanya meja, kursi rapat, layar gitu aja sih," jelasnya.

"Kalau berkas pun memang tidak dan memang bukan peruntukannya kan. Mereka masing-masing itu karena tidak melebar, hanya di ruang rapat saja," tutup Sofyan.

AK selanjutnya dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, motif, serta unsur pidana dalam dugaan percobaan pembakaran tersebut.