Andi Harun Minta Maaf Pawai Pembangunan Ditiadakan, Anggaran Dialihkan ke Kegiatan Kelurahan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara Selasa (11/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara Selasa (11/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Andi Harun Minta Maaf Pawai Pembangunan Ditiadakan, Anggaran Dialihkan ke Kegiatan Kelurahan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara Selasa (11/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara Selasa (11/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Andi Harun Minta Maaf Pawai Pembangunan Ditiadakan, Anggaran Dialihkan ke Kegiatan Kelurahan

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara Selasa (11/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Pawai pembangunan dalam rangka HUT ke-81 RI untuk tahun ini ditiadakan. Hal ini dibenarkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun. 

Ia meminta maaf kepada masyarakat atas ditiadakannya Pawai Pembangunan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Andi Harun mengakui sempitnya kondisi keuangan daerah membuat pemkot harus mengurangi kegiatan seremonial dan mengutamakan pembiayaan yang dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.

“Bukan hanya masyarakat yang menyayangkan, kami juga. Tapi kan kita sudah sepakat untuk mengurangi acara seremonial, tanpa mengurangi sakral dan meriahnya acara Dirgahayu 81,” ujar Andi Harun, Selasa (11/8/2026). 

Menurutnya, kemeriahan peringatan kemerdekaan tahun ini tidak sepenuhnya ditiadakan, melainkan dialihkan ke tingkat kelurahan. Berbagai kegiatan seperti perlombaan olahraga, jalan sehat, hingga kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM telah digelar di sejumlah kelurahan.

Pemkot Samarinda, kata dia, memilih mengalokasikan anggaran yang tersedia untuk kebutuhan yang dianggap lebih prioritas. Di antaranya pembayaran utang serta pembiayaan BPJS, termasuk BPJS ketenagakerjaan.

Ia menyebut pelaksanaan Pawai Pembangunan biasanya membutuhkan anggaran yang cukup besar, bahkan dapat mencapai sekitar Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar.

“Sayang kalau habis sampai Rp2 miliar, sampai Rp2,5 miliar untuk kegiatan pawai. Kalau lagi uang ada, lagi uang banyak, ya kita tetap laksanakan,” terangnya.

Karena itu, Andi Harun meminta masyarakat memahami keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran. Ia memastikan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tetap berlangsung hingga puncaknya pada 17 Agustus. Hanya saja, kemeriahan tahun ini lebih banyak dipusatkan di masing-masing kelurahan.

“Saya minta maaf, mohon pengertian masyarakat untuk tahun ini kemungkinan kita tiadakan dalam rangka efisiensi, mohon doanya tahun depan kita bisa adakan lagi,” pungkasnya.