Banner ADV

Investasi Gas Masuk Birang, Pemkab Berau Kejar Operasional Tahun Ini

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Istimewa)
Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Investasi Gas Masuk Birang, Pemkab Berau Kejar Operasional Tahun Ini

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Istimewa)
Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Investasi Gas Masuk Birang, Pemkab Berau Kejar Operasional Tahun Ini

Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Istimewa)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Rencana masuknya investasi baru di sektor gas ke Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau mulai memasuki tahapan persiapan. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berharap investasi yang dijalankan PT National Energy Solutions (NES) tersebut dapat segera beroperasi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran mengatakan saat ini PT NES masih menyelesaikan sejumlah proses administrasi sebelum menjalankan kegiatan operasionalnya.

Menurutnya, perusahaan menargetkan investasi tersebut sudah dapat mulai berjalan pada tahun ini. Pemkab Berau pun terus membangun komunikasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan berbagai proses yang menjadi kewenangan daerah dapat berjalan tanpa hambatan.

“Target mereka tahun ini bisa operasi,” kata Nanang.

Bagi pemerintah daerah, percepatan investasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan realisasi penanaman modal, tetapi juga peluang menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. 

Kehadiran perusahaan diharapkan memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap masyarakat di sekitar lokasi investasi.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyerapan tenaga kerja. Nanang berharap investasi tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi tenaga kerja yang sebelumnya kehilangan pekerjaan akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Harapan kita cepat, biar tenaga kerja kita juga bisa terserap. Yang kemarin ada yang di-PHK, bisa masuk. Kita kan mencari solusi aja di penanaman modal,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemkab Berau terbuka memberikan kemudahan kepada investor sepanjang masih berada dalam kewenangan pemerintah daerah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Dukungan tersebut diberikan agar investasi dapat terealisasi sekaligus memberikan manfaat bagi daerah.

“Yang penting kita memberikan kemudahan, apa yang bisa kita berikan, yang terbaik untuk daerah, tetapi tetap sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Terkait kebutuhan tenaga kerja, Nanang menjelaskan perusahaan memiliki ruang untuk merekrut tenaga kerja lokal maupun dari luar daerah.

Namun, pemerintah tetap mendorong agar masyarakat Berau, khususnya warga di sekitar wilayah investasi, memperoleh kesempatan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.

Dengan demikian, investasi gas di Birang diharapkan tidak berhenti pada pencatatan nilai investasi semata. 

Pemerintah ingin kehadiran PT NES turut menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat, mulai dari kesempatan kerja hingga munculnya aktivitas usaha pendukung di sekitar kawasan investasi.

Sementara itu, Kepala Kampung Birang, Samsuri, menyambut positif rencana investasi gas yang akan masuk ke wilayahnya.

Ia berharap kehadiran perusahaan tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi kampung, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

“Kami tentu menyambut baik adanya investasi ini. Harapannya, masyarakat Birang bisa mendapatkan kesempatan untuk ikut bekerja sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan,” ujar Samsuri.

Selain membuka lapangan pekerjaan, ia berharap keberadaan investasi ini bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Dengan begitu komunikasi antara perusahaan, pemerintah daerah dan pemerintah kampung dapat terus berjalan sehingga proses investasi dapat berlangsung dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Adv)