Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA - Jelang pembukaan Teras Samarinda tahap II Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan area parkir di gedung Pasar Pagi sebagai lokasi parkir bagi pengunjung.
Skema ini disiapkan untuk mencegah munculnya parkir liar di sekitar kawasan pedestrian yang rencananya segera dibuka.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan akan mengusulkan agar median jalan mulai dari kawasan Kantor Pos Jalan Gajah Mada hingga depan gedung Pasar Pagi dipagari.
Menurutnya, pemasangan pagar median diperlukan agar kendaraan tidak berhenti dan parkir sembarangan di tepi jalan, sehingga pengunjung Teras Samarinda tahap II dapat diarahkan menggunakan area parkir yang telah disiapkan.
“Kami usulkan dipagari semua dari Kantor Pos sampai depan Gedung Pasar Pagi supaya tidak ada lagi masyarakat parkir sembarangan,” ujar Manalu.
Ia menilai, tanpa pembatas fisik, pengawasan terhadap kendaraan yang parkir di badan jalan akan lebih sulit. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan memunculkan kembali juru parkir liar.
Selain penataan parkir, Dishub juga mengusulkan penambahan fasilitas penyeberangan berupa zebra cross dan pelican crossing untuk mendukung akses masyarakat menuju Teras Samarinda tahap II.
Manalu menyebut zebra cross membutuhkan ruang sekitar lima meter, sementara pelican crossing direncanakan berada di satu titik dengan fasilitas penyeberangan dari sisi kanan dan kiri.
Untuk pagar median, Dishub telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait kebutuhan dan desainnya.
Ia mengusulkan pagar dibuat lebih panjang agar masyarakat dapat lebih fokus menggunakan titik penyeberangan yang telah disediakan.
“Kalau biasanya dua meter, kita buat lima meter supaya orang fokus menyeberang,” katanya.
Sementara untuk kebutuhan anggaran, Manalu memperkirakan pembangunan fasilitas penyeberangan, termasuk pelican crossing, dapat mencapai sekitar Rp750 juta. Tapi angka tersebut masih menunggu perhitungan lebih lanjut.
Ia juga mengusulkan agar pembukaan Teras Samarinda tahap II mempertimbangkan kesiapan fasilitas tersebut. Sebab, keberadaan area parkir resmi dan fasilitas penyeberangan penting untuk mengantisipasi persoalan lalu lintas setelah kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi.
Untuk kapasitas, Dishub memperkirakan area parkir di Gedung Pasar Pagi masih mencukupi, khususnya untuk kendaraan roda dua.
Sementara kendaraan roda empat dinilai tidak terlalu banyak karena pengunjung diperkirakan lebih banyak datang untuk menikmati kawasan Teras Samarinda.
“Motor cukup. Kalau mobil saya perhatikan jarang, kita prediksi motor cukup,” pungkasnya.


