Rudi Hartono Tutup Peluang Maju Lagi, Suksesi KONI Kutim Tunggu Porprov

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Rudi Hartono. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Rudi Hartono. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rudi Hartono Tutup Peluang Maju Lagi, Suksesi KONI Kutim Tunggu Porprov

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Rudi Hartono. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Rudi Hartono. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rudi Hartono Tutup Peluang Maju Lagi, Suksesi KONI Kutim Tunggu Porprov

Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Rudi Hartono. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur (Kutim) belum akan dibahas dalam waktu dekat. 

Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono meminta seluruh pengurus dan pihak yang mulai melirik posisi tersebut menunggu hingga Porprov VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 rampung.

Rudi menilai pembahasan suksesi di tengah persiapan menghadapi Porprov justru berisiko memecah konsentrasi organisasi. 

Fokus KONI Kutim saat ini, kata dia, seharusnya diarahkan pada persiapan atlet dan cabang olahraga untuk mengejar hasil terbaik.

“Saya sampaikan kepada teman-teman, bagi yang punya keinginan untuk memimpin KONI ke depan mohon sabar-sabar dulu. Buat teman-teman yang mendukung, sabar-sabar dulu. Kita fokus Porprov 2026,” ujar Rudi dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim.

Menurutnya, Porprov merupakan agenda olahraga yang hanya berlangsung empat tahun sekali. Karena itu, persiapan menghadapi kompetisi tersebut dinilai tidak boleh terganggu oleh dinamika politik organisasi.

“Karena ini ajang empat tahunan. Kalau ini kita bagi dengan keinginan-keinginan suksesi, maka prestasi kita bisa-bisa tidak tercapai,” katanya.

Di tengah permintaan untuk menunda pembahasan suksesi, Rudi justru memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Kutim pada 2027.

“Pada 2027 saya tidak akan maju kembali untuk menjadi ketua umum. Saya berharap nanti akan lahir pemimpin baru yang bisa membawa KONI ini bisa lebih baik lagi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka jalan bagi munculnya kepemimpinan baru di tubuh KONI Kutim setelah masa kepemimpinannya berakhir.

Rudi berharap pemimpin berikutnya tidak hanya melanjutkan program yang sudah berjalan, tetapi juga melakukan perbaikan terhadap sejumlah kekurangan selama kepemimpinannya.

“Apa-apa kekurangan-kekurangan saya mungkin nanti teman-teman bisa tambahkan. Apa-apa yang memang sudah bagus kita tata bersama, mungkin tetap dilanjutkan,” ucapnya.

Ia mengatakan pembahasan mengenai calon ketua umum baru akan dilakukan setelah Porprov 2026. 

Memasuki 2027, KONI Kutim akan menggelar rapat kerja untuk membahas tahapan organisasi, termasuk pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).

“Sementara kita hold dulu. Fokus untuk prestasi. Kita lihat nanti bagaimana prestasi Kabupaten Kutim. Nanti masuk 2027, kita akan melaksanakan rapat kerja,” ujarnya.

Rudi berharap proses pergantian kepemimpinan nantinya tidak mengganggu keberlanjutan pembinaan atlet di Kutim. 

Ia juga menargetkan kepemimpinan berikutnya mampu membawa prestasi olahraga daerah ke level yang lebih baik.

“Mudah-mudahan ke depan prestasi olahraga Kabupaten Kutai Timur itu bisa lebih baik. Prestasi Kutim bisa membanggakan kita semua, membanggakan orang tua, membanggakan Pemerintah Kabupaten Kutim,” pungkasnya.