Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Akses jalan nasional di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), kembali mengalami kerusakan. Badan jalan yang sebelumnya telah mendapat penanganan itu kembali amblas hingga menyebabkan arus lalu lintas terputus.
Ruas tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan Tenggarong, Loa Janan, Samarinda hingga Balikpapan. Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melintas langsung di titik badan jalan yang mengalami penurunan.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memastikan penanganan segera dilakukan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan jembatan untuk menggantikan sementara akses jalan yang terdampak.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) BBPJN Kaltim, Dedi, mengatakan kerusakan kali ini terjadi setelah penanganan sebelumnya dinyatakan selesai dan telah melalui proses serah terima.
“Penanganan jalan ini sebenarnya sudah Final Hand Over (FHO) pada 17 Januari 2026 kemarin,” kata Dedi. Minggu (16/8/2026)
Meski demikian, badan jalan kembali mengalami penurunan hingga akhirnya akses di kawasan Margasari terputus.
Menurut Dedi, pihaknya kini tengah mempersiapkan pekerjaan lanjutan di lokasi. Jembatan akan dibangun sebagai solusi sementara agar akses masyarakat dapat kembali digunakan dengan aman sembari penanganan permanen disiapkan.
“Kami saat ini sedang berupaya untuk mencoba membangun. Insyaallah pekan depan, kita sudah bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang meninjau langsung lokasi menyebut amblasnya jalan di Jembayan bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, kerusakan tersebut sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Dua kejadian sebelumnya juga telah mendapatkan penanganan dari BBPJN Kaltim mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional.
Untuk sementara, pengguna jalan diarahkan menggunakan jalur alternatif. Kendaraan berukuran besar dialihkan melalui jalur seberang, sedangkan kendaraan kecil dapat memanfaatkan jalur alternatif yang berada di belakang titik jalan amblas.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga konektivitas masyarakat selama proses penanganan berlangsung, terutama karena ruas Jembayan merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kalimantan Timur.


