Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berlokasi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, dijadwalkan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2026.
Kehadiran TPI baru tersebut dipastikan tidak akan menghentikan aktivitas TPI Selili yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan di Kota Samarinda.
Kepala Dinas Perikanan Samarinda Achmad Fauzi Irawan mengatakan, TPI Harapan Baru akan menjadi tambahan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara TPI Selili tetap berjalan dengan konsep kerja sama bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Selili tetap jalan. Jadi kita ini menambah sumber PAD baru,” ujar Fauzi.
Menurutnya, persiapan TPI Harapan Baru masih terus dilakukan menjelang pembukaan. Salah satu kebutuhan utama yang tengah dibenahi adalah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung operasional kawasan.
Dinas Perikanan memperkirakan kebutuhan SDM sekitar 22 personel. Mereka nantinya bertugas di sejumlah bagian, mulai dari pengaturan parkir, juru pungut, administrasi hingga koordinator pengelola.
Untuk sementara, personel yang sudah tersedia di Dinas Perikanan akan ditugaskan terlebih dahulu di TPI Harapan Baru sembari menunggu penambahan.
Operasional awal TPI Harapan Baru akan difokuskan pada bongkaran hasil tangkapan dari kendaraan darat. Aktivitas bongkar muat dari kapal belum dilakukan lantaran fasilitas pelabuhan di kawasan tersebut belum siap.
“Soft opening 18 Agustus. operasional Kita mengikuti yang di Selili sekitar jam 2 dini hari sampai pagi,” jelasnya.
Untuk lapak, seluruh 22 unit yang tersedia disebut telah terisi yang diprioritaskan bagi warga sekitar dengan syarat memiliki KTP Samarinda.
Dinas Perikanan masih akan melakukan evaluasi setelah TPI mulai berjalan. Termasuk terkait pengelolaan cold storage yang hingga kini masih dalam tahap pencarian formulasi pengelolaan yang dinilai tepat.
“Kita baru tahu kekurangan setelah kita jalankan, sambil jalan kita evaluasi dan dibenahi,” pungkasnya.


