Banner ADV

Diskoperindag Berau Dorong Barang Bekas Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Ekonomi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Diskoperindag Berau Dorong Barang Bekas Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Ekonomi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Diskoperindag Berau Dorong Barang Bekas Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB - Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menyampaikan bahwa pelatihan kerajinan dari barang bekas di Kelurahan Karang Ambun menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Menurutnya, keterampilan mengolah barang bekas tidak hanya membantu mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga mendorong warga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.

“Pelatihan seperti ini penting karena masyarakat tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga didorong untuk melihat potensi usaha dari bahan yang ada di sekitar,” ujarnya.

Ke depan, Diskoperindag berharap produk yang dihasilkan dapat terus dikembangkan dari sisi kualitas, kemasan dan pemasaran.

Eva juga mendorong warga agar tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Produk yang sudah dibuat dapat dikembangkan secara bertahap dan dipasarkan melalui berbagai kanal, termasuk bazar, pameran maupun media digital.

“Kami ingin keterampilan ini berlanjut menjadi kegiatan produktif. Kalau kualitas dan pemasarannya terus diperbaiki, bukan tidak mungkin kerajinan warga Karang Ambun bisa menjadi salah satu produk unggulan lokal,” katanya. (Adv)