Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kota Samarinda tak hanya berlangsung secara formal di kantor-kantor pemerintahan. Kemeriahan pengibaran bendera Merah Putih juga terlaksana dengan khidmat di simpang empat kawasan Mal Lembuswana, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Info Taruna Samarinda (ITS) tersebut menjadi agenda ketujuh sejak pertama kali dilaksanakan pada 2020.
Ketua ITS Joko Iswanto mengatakan, kegiatan tahun ini mendapat dukungan dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, komunitas, relawan hingga pengemudi ojek online. Tahun ini, sekitar 2.000 relawan bersama warga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Peserta lumayan banyak dan didukung Kapolresta sebagai pimpinan apel, relawan sekitar 1.500 ditambah warga sekitar 2.000 ribu peserta,” ujar Joko.
Pria yang kerap disapa Jokis itu menyampaikan, pengibaran bendera dilakukan menggunakan unit tangga dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyiraman air secara simbolis dengan fire truck.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dengan konsep yang lebih meriah pada tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap semakin banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan daerah yang terlibat.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda Hendri Umar mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi gambaran soliditas dan kekeluargaan yang telah terjalin antara relawan dan masyarakat di Samarinda.
“Ini merupakan sebuah wujud soliditas dan kekeluargaan yang sudah terjalin amat sangat baik selama ini,” kata Hendri.
Ia mengatakan, penghormatan terhadap Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya menjadi bentuk rasa syukur atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia.
Hendri juga mengapresiasi peran relawan, pemadam kebakaran, BPBD, Basarnas, TNI-Polri serta berbagai unsur lainnya yang selama ini dinilai cepat merespons ketika terjadi gangguan keamanan maupun kejadian di masyarakat.
Ia berharap soliditas tersebut terus dipertahankan sehingga Samarinda dapat tetap menjadi kota yang aman dan kondusif.
"Semoga ini bisa terlaksana dan tercapai dengan baik dan Kota Samarinda bisa terjaga sebagai kota yang aman dan kondusif," pungkas Hendri.


