Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA – Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam beberapa tahun terakhir mendapat sejumlah pengakuan melalui berbagai penilaian dan penghargaan, mulai dari pelayanan publik, keterbukaan informasi hingga inovasi daerah.
Capaian tersebut tercatat dalam sejumlah ajang dan evaluasi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Salah satu yang menonjol ialah hasil Penilaian Kinerja Pejabat Tinggi Pratama pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil provinsi serta kabupaten/kota tahun 2025.
Dalam penilaian tersebut, Disdukcapil Kutim memperoleh predikat sangat baik dengan nilai 90.
Hasil itu sekaligus menempatkan Disdukcapil Kutim sebagai yang terbaik di wilayah Kalimantan dan kawasan Indonesia bagian timur.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, bukan semata-mata kinerja pimpinan.
“Alhamdulillah, selama kurang lebih empat tahun saya memimpin Disdukcapil, ada beberapa capaian dan prestasi yang berhasil kami raih. Ini tentu bukan hasil kerja saya sendiri, tetapi kerja bersama seluruh jajaran,” ujar Jumeah.
Pada aspek pelayanan publik, Disdukcapil Kutim juga mencatat hasil positif dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025. Dalam evaluasi tersebut, Disdukcapil memperoleh kategori A dengan nilai 4,56.
Sementara hasil penilaian Ombudsman tahun 2024 menunjukkan Pemerintah Kabupaten Kutim memperoleh nilai 78,38 atau masuk zona hijau dengan kategori B dan kualitas tinggi. Secara khusus, Disdukcapil Kutim memperoleh nilai 87,66.
Capaian lainnya terlihat dari penilaian tingkat kematangan organisasi daerah di lingkungan Pemkab Kutim tahun 2026. Disdukcapil memperoleh kategori sangat tinggi dengan nilai 49.
Rangkaian penghargaan juga datang dari bidang keterbukaan informasi publik. Pada penilaian PPID tingkat Kabupaten Kutim tahun 2025, Disdukcapil menempati peringkat II kategori perangkat daerah dengan kualifikasi Informatif.
Prestasi tersebut berlanjut pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui penghargaan keterbukaan informasi publik tahun 2025.
Di bidang inovasi daerah, Disdukcapil Kutim meraih peringkat III Lomba Inovasi Daerah tahun 2023 melalui inovasi Sistem Informasi Administrasi Pelayanan Kependudukan Warga Ku Layani atau SIAP KAWAL.
Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya Disdukcapil dalam mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan.
Sementara dalam kegiatan Pekan Raya Kutim Expo, Disdukcapil juga mencatat dua capaian. Pada 2023, perangkat daerah tersebut meraih penghargaan Terfavorit Kategori Stan Inovasi dan Kreatif Tingkat PD.
Dua tahun kemudian, pada Pekan Raya Kutim Expo 2025, Disdukcapil kembali memperoleh penghargaan Terbaik III Stan Pelayanan dan Informasi Terbaik.
Bagi Jumeah, sederet penghargaan tersebut bukan alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.
Menurutnya, capaian kinerja justru harus menjadi tolok ukur untuk memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang lebih baik.
“Nilai-nilai ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi. Jangan sampai penghargaan hanya menjadi kebanggaan, tetapi harus menjadi pemicu agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan Disdukcapil tidak semata-mata dilihat dari banyaknya penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan perubahan dalam pelayanan administrasi kependudukan.
“Target kami ke depan bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan berkualitas. Itu yang paling penting,” tutupnya.


