Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono meresmikan 62 rumah prajurit yang telah direnovasi dengan tipe K-45. Peresmian tersebut digelar di Asrama Sentosa, Selasa (18/8/2026).
Renovasi rumah prajurit tersebut berada di Asrama Sentosa sebanyak 28 unit atau Kartu Keluarga (KK), Asrama Sepinggan 20 KK, dan Asrama Tanjungpura II sebanyak 14 KK. Peresmian ini juga dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kini, rumah dinas tersebut dapat dinikmati prajurit dengan lebih layak dan nyaman, serta lingkungan yang lebih tertata agar manfaatnya segera dirasakan seluruh penghuni asrama.
Di balik keberhasilan renovasi rumah prajurit tersebut, ternyata ada doa yang pernah dilantunkan spontan oleh Mayjen TNI Krido Pramono.
Ini terungkap saat dirinya memberikan sambutan di hadapan prajurit yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring.
Mayjen TNI Krido Pramono mengaku sudah berada di lingkungan Kodam VI/Mulawarman sejak 2011 saat bertugas sebagai Perwira Pembantu Madya (Pabandya).
Saat itu, ia sempat menempati rumah dinas yang kondisinya masih menggunakan dinding kayu dan atap seng.
"Sedikit saya bercerita bahwa pada saat saya dulu masuk di sini tahun 2011 sebagai Pabandya, kebetulan kita menempati rumah yang masih dindingnya kayu, kemudian atapnya seng, sehingga ada lubang, ada bocor," ucap Mayjen TNI Krido mengenang masa lalunya.
Sebagai prajurit saat itu, dirinya tetap bersyukur dengan rumah yang ditempatinya. Namun, ada pengalaman yang tidak terlupakan ketika dirinya hendak mandi pada sore hari.
Saat berada di kamar mandi, ia justru berhadapan dengan seekor ular kobra.
"Kemudian pada saat sore hari, kebetulan jam 4 begitu, kita sudah masuk kamar mandi, mau mandi, di mana kita tahu kalau kamar mandi depan-depannya ada bak, ada pipa, ada celah lah karena kayu 'kan. Tiba-tiba begitu kita sudah buka baju, ular kobra sudah siap begini," tuturnya sembari menggambarkan posisi ular yang siap menyerang.
Ia pun mengurungkan niat mengambil air dari bak kamar mandi. Ular tersebut kemudian membentangkan tubuhnya sebelum akhirnya keluar dari rumah.
"Badannya lah, mungkin sekitar 2 meter. Saya pikir king kobra kan, tapi dia akhirnya keluar rumah. Dan di situlah saya berdoa, 'Ya Allah apabila mungkin saya jadi pemimpin di sini, Insya Allah akan saya perbaiki rumah-rumah yang masih kayu, yang bocor, listriknya rusak, dan seterusnya.' Alhamdulillah, sekarang bisa terwujud," ungkapnya.
Menurut Mayjen TNI Krido, pengalaman tersebut menjadi salah satu pengingat bahwa doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dapat terwujud, meski seseorang tidak pernah mengetahui kapan waktunya.
"Jadi mungkin ketika kita pun sedang menghadapi bahaya, kita menghadapi cemoohan orang, kita direndahkan, kita berdoalah setinggi-tingginya. Insya Allah diijabah oleh Yang Maha Kuasa," ujarnya.
Setelah menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman, ia mengaku kembali melihat kondisi rumah dinas prajurit.
Dari pengamatannya, masih terdapat rumah yang menggunakan material kayu dan seng, termasuk persoalan kelistrikan.
"Begitu pada saat saya masuk sini, pagi-pagi saya habis salat, saya langsung keliling di komplek perumahan yang masih tadi kayu, seng, listriknya rusak. Sudah, saya langsung buat program untuk kemudian direnovasi dan dibangun," katanya.
Mayjen TNI Krido mengatakan renovasi rumah dinas tersebut merupakan bentuk perhatian Kodam VI/Mulawarman terhadap kesejahteraan prajurit, PNS, dan keluarganya.
Ia menyebut rumah yang layak, aman, dan nyaman dapat memberikan ketenangan bagi keluarga serta mendukung kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas.
Program renovasi juga akan dilanjutkan secara bertahap. Saat ini, Kodam VI/Mulawarman kembali melaksanakan pembangunan dan renovasi tahap berikutnya, termasuk 20 unit rumah dinas tipe K-45.
Selain itu, direncanakan pembangunan 32 unit rumah baru di kawasan Sepinggan dan Tanjungpura.
"Mudah-mudahan semuanya bisa. Memang ada sekitar 300-an, tapi apa yang enggak mungkin ketika Allah mungkin memberikan rezeki yang banyak buat kita, Insya Allah bisa akan terwujud," ujarnya.
Mayjen TNI Krido berharap rumah yang telah direnovasi maupun dibangun dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan semangat dan motivasi prajurit dalam menjalankan tugas.
Ia juga berpesan kepada prajurit dan PNS yang menempati rumah dinas tersebut agar menjaga kebersihan, keindahan, serta merawat bangunan dengan sebaik-baiknya.
"Rumah baru yang saya pikir juga mereka cukup senang dengan direnov dan dibangunnya. Tentu mereka akan dengan penuh kesadaran, harapan kami, mungkin merawat, ya. Kemudian menjaga kebersihan, menjaga keindahan, dan seterusnya agar memberikan motivasi sendiri tersendiri atau semangat tersendiri ketika rumah yang mereka tempati adalah sudah terlihat dengan baik dan bagus," katanya.
Ia menegaskan, peningkatan kesejahteraan prajurit akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan dukungan yang tersedia.
"Insya Allah, dengan rezeki yang dipercayakan pada kita, kita akan terus bangun, kita terus perbaiki untuk prajurit dan PNS Kodam VI/Mulawarman," pungkasnya.


