Nelayan Bontang Kuala Ditemukan Meninggal di Perairan Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
BPBD Bontang Evakuasi Korban Nelayan yang Hilang. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
BPBD Bontang Evakuasi Korban Nelayan yang Hilang. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Nelayan Bontang Kuala Ditemukan Meninggal di Perairan Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
BPBD Bontang Evakuasi Korban Nelayan yang Hilang. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
BPBD Bontang Evakuasi Korban Nelayan yang Hilang. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Nelayan Bontang Kuala Ditemukan Meninggal di Perairan Sangatta

BPBD Bontang Evakuasi Korban Nelayan yang Hilang. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin

BONTANG – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan nelayan asal RT 20 Bontang Kuala yang dilaporkan hilang saat melaut. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Teluk Prancis, Sangatta, Selasa (18/8/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (14/8/2026). Sejak laporan diterima, pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Bontang, TNI AL dan Basarnas.

Operasi pencarian tidak berjalan mudah. Gelombang dan cuaca ekstrem menjadi kendala utama bagi petugas saat menyisir wilayah perairan.

Tim harus menyesuaikan pergerakan armada ketika kondisi laut memburuk, terutama saat pencarian diperluas dari titik awal ditemukannya objek kapal atau barang milik korban menuju perairan Kandolo dan sekitarnya.

Penyisiran dilakukan secara intensif sejak Jumat hingga Senin (15–17/8/2026). Memasuki Selasa, pencarian kembali diperluas ke wilayah Teluk Lombok hingga perairan Sangatta.

Sebanyak delapan personel gabungan masih bertahan dalam operasi tersebut, terdiri dari satu personel BPBD, dua personel TNI AL, dan lima personel Basarnas. 

Meski penyisiran di sejumlah titik sempat belum membuahkan hasil, tim terus melanjutkan pencarian hingga akhirnya informasi penemuan korban diterima dari perairan Teluk Prancis, Sangatta.

Kepala BPBD Bontang, Usman melalui Kabid BPBD, Ismail membenarkan penemuan tersebut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di laut dinyatakan berakhir dan tim selanjutnya berfokus pada proses evakuasi.

“Jasad korban sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Tanjung Laut untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan penuh kepada pihak keluarga di Bontang Kuala,” pungkasnya.

Penemuan korban di wilayah perairan Sangatta sekaligus menutup operasi pencarian yang selama lima hari dilakukan dengan menghadapi berbagai tantangan di laut. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Bontang untuk diserahkan kepada keluarga.