Warga Desak Jembatan Pela Difungsikan, Pemkab Kukar Masih Kaji Kelayakannya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Jembatan di Desa Pela. (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Jembatan di Desa Pela. (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Desak Jembatan Pela Difungsikan, Pemkab Kukar Masih Kaji Kelayakannya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Jembatan di Desa Pela. (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Jembatan di Desa Pela. (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Warga Desak Jembatan Pela Difungsikan, Pemkab Kukar Masih Kaji Kelayakannya

Jembatan di Desa Pela. (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Masyarakat berharap Jembatan Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), dapat difungsikan sebagai akses penghubung antara Desa Pela dan Desa Sangkuliman.

Harapan tersebut muncul agar bangunan jembatan yang telah berdiri selama puluhan tahun itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, ketimbang terus terbengkalai tanpa akses jalan yang memadai menuju kedua sisinya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar masih melakukan kajian untuk memastikan jembatan tersebut dapat difungsikan secara optimal.

“Kita masih mengkaji bagaimana jembatan itu bisa fungsional. Tim sudah turun ke lapangan untuk melihat kondisi di sana,” ujar Aulia, Rabu (19/8/2026)

Menurutnya, jika Jembatan Pela nantinya difungsikan, pemerintah tetap harus mempertimbangkan berbagai aspek, terutama dampak ekonomi serta pembiayaan yang diperlukan untuk membangun akses pendukungnya.

“Kalau difungsikan, tentunya kita melihat bagaimana dampak secara ekonomi dan bagaimana dampak pembiayaan yang ditimbulkan. Kita tetap akan memberikan yang terbaik,” katanya.

Namun, Aulia mengakui kondisi kemampuan anggaran daerah saat ini masih terbatas. Karena itu, Pemkab Kukar harus menentukan program yang menjadi prioritas untuk dikerjakan terlebih dahulu.

Salah satu proyek yang menjadi prioritas pemerintah, kata Aulia, yakni penyelesaian jalan penghubung Desa Sebelimbingan - Tuana Tuha di wilayah hulu Kukar.

“Kalau di hulu, salah satu prioritas yang mau kita selesaikan adalah jalan penghubung antara Sebelimbingan dan Tuan Tuha. Jadi konsentrasi kita ke sana dulu,” ungkapnya.

Setelah proyek prioritas tersebut diselesaikan, Pemkab Kukar akan kembali melihat kebutuhan pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk kemungkinan memfungsikan Jembatan Pela.

“Kalau kita sudah selesaikan itu, nanti kita baru melihat yang lain,” tambahnya.

Aulia juga menanggapi soal kemungkinan jembatan tersebut dapat mengubungkan beberapa kecamatan, seperti kecamatan Kota Bangun dan Muara Wis.

“Biayanya sangat besar. Untuk itu, strategi kita rencananya akan membangun jembatan di Rimba Ayu untuk menghubungkan,” pungkasnya.