Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Jalan Syarifuddin Yoes di kawasan Balikpapan Selatan direncanakan segera kembali dibuka untuk lalu lintas.
Pembukaan jalan yang sempat ditutup akibat longsor itu diproyeksikan berlangsung sekitar 23 hingga 24 Agustus 2026, setelah pekerjaan perbaikan memasuki tahap pengaspalan.
Dibukanya kembali ruas jalan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban arus kendaraan yang selama ini dialihkan melalui kawasan perumahan.
Pasalnya, sejak Jalan Syarifuddin Yoes ditutup akibat longsor, kawasan perumahan yang sebelumnya relatif tenang berubah menjadi jalur alternatif utama kendaraan dari arah Jalan Ruhui Rahayu menuju kawasan BJBJ, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan hingga Manggar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman, mengatakan berdasarkan hasil kunjungan lapangan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), pembukaan jalan ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
"Kalau tidak ada halangan akan dibuka di tanggal 23 sampai tanggal 24. Dalam waktu dekat," kata Fadli, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, kepastian teknis pembukaan jalan tetap berada di tangan Dinas PU Balikpapan sebagai instansi yang menangani proses perbaikan ruas tersebut.
Sementara Kepala Dinas PU Balikpapan, Rita, mengatakan pekerjaan perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes kini tinggal memasuki tahap pengaspalan.
"Dia 'kan mau pengaspalan. Nanti selesai pengaspalan baru kita lihat kapan bisa dibuka," ujar Rita.
Ia menjelaskan, setelah proses pengaspalan selesai, jalan tersebut dapat langsung difungsikan kembali.
Namun, ia belum ingin memastikan tanggal pembukaan sebelum seluruh pekerjaan benar-benar rampung.
"Langsung dibuka, karena yang sisi kanan itu kita pakai beton, yang ini cuma lapis baru, pemadatan dan aspal," jelasnya.
Ia meminta agar kepastian tanggal pembukaan tidak disampaikan terlalu dini karena masih bergantung pada penyelesaian tahap akhir pekerjaan.
"Nanti saya pastikan tanggal pembukaannya. Jangan sampai saya bilang tanggal 24, ternyata ada perubahan, meleset lagi, kamu sudah nulis," katanya.
Perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes sendiri dilakukan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
Rita menyebut nilai anggaran pekerjaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp7 miliar hingga Rp9 miliar.
"Karena dia BTT, kita RAB-nya simultan bikin. Estimasi sih kemarin sekitar Rp7 atau Rp9 miliar, saya lupa," ungkapnya.
Dengan dibukanya kembali Jalan Syarifuddin Yoes, arus kendaraan dari Jalan Ruhui Rahayu menuju kawasan BJBJ, bandara hingga Manggar diharapkan kembali memiliki jalur utama, sehingga lalu lintas yang selama ini membebani kawasan perumahan dapat berkurang.


