Bupati PPU Jamin Tak Ada 'Jual Beli' dalam Seleksi Lima Jabatan Eselon II

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati PPU Jamin Tak Ada 'Jual Beli' dalam Seleksi Lima Jabatan Eselon II

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati PPU Jamin Tak Ada 'Jual Beli' dalam Seleksi Lima Jabatan Eselon II 

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menjamin dalam proses open bidding terhadap lima jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II tidak ada jual beli jabatan. 

“Dalam proses seleksi terbuka lima jabatan ini tidak ada hal semacam itu (jual beli jabatan),” kata Mudyat, Kamis (20/8/2026). 

Mudyat menekankan, pemerintah daerah melaksanakan open bidding untuk mengisi lima jabatan eselon II yang kosong secara profesional dan transparan. 

“Kita melaksanakan seleksi terbuka ini secara profesional dan transparan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Sebanyak 32 dari 33 peserta yang lolos administrasi telah menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan 10-12 Agustus 2026 dan 13 Agustus tahapan penulisan makalah di Novotel Balikpapan.

Kemudian peserta mengikuti tahapan presentasi makalah dan wawancara akan dilaksanakan pada 24-27 Agustus 2026 di Novotel Balikpapan. Bupati berharap, seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi. Tiga nama masing-masing jabatan eselon II yang mendapatkan nilai tertinggi akan direkomendasikan Panitia Seleksi (Pansel) ke kepala daerah. 

“Seleksi terbuka dilakukan agar nantinya yang terpilih menduduki jabatan eselon II benar-benar yang terbaik dan memiliki kecakapan dalam membangun PPU,” terangnya. 

Diketahui, 33 peserta yang melaju ke tahap uji kompetensi yakni  untuk jabatan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebanyak lima orang, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) delapan orang, Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak empat orang, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bepelitbang) empat orang dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebanyak 12 orang.

Dari 33 peserta hanya 32 orang yang mengikuti tahapan uji kompetensi dan penulisan makalah. Karena, satu peserta berhalangan hadir karena sakit.