11 Rumah Hangus Dilalap Api di Permukiman Padat Jalan Dahor II

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kobaran api membakar permukiman penduduk di Jalan Dahor II belakang Apartemen Amarillis Pertamina Balikpapan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Info Bencana Balikpapan)
Kobaran api membakar permukiman penduduk di Jalan Dahor II belakang Apartemen Amarillis Pertamina Balikpapan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Info Bencana Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

11 Rumah Hangus Dilalap Api di Permukiman Padat Jalan Dahor II

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kobaran api membakar permukiman penduduk di Jalan Dahor II belakang Apartemen Amarillis Pertamina Balikpapan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Info Bencana Balikpapan)
Kobaran api membakar permukiman penduduk di Jalan Dahor II belakang Apartemen Amarillis Pertamina Balikpapan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Info Bencana Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

11 Rumah Hangus Dilalap Api di Permukiman Padat Jalan Dahor II 

Kobaran api membakar permukiman penduduk di Jalan Dahor II belakang Apartemen Amarillis Pertamina Balikpapan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Info Bencana Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dahor II, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kamis (20/8/2026). 

Sebanyak 11 rumah di kawasan RT 48 dan RT 49 dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Lokasi kebakaran yang berada di belakang Apartemen Amarillis Pertamina, membuat api sulit dipadamkan. 

Sebab si jago merah dengan cepat membesar lantaran lokasi kebakaran berada di tengah permukiman padat dengan sejumlah bangunan semi permanen yang didominasi material kayu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.30 WITA.

"Informasi yang kami terima terjadi kebakaran di daerah RT 48 dan RT 49, daerah Kebun Sayur atau biasa disebut Dahor. Kebakaran ini cukup besar karena daerahnya padat dan banyak rumah semi permanen dari kayu," ucap Usman.

Saat proses penanganan awal, petugas belum dapat memastikan jumlah bangunan yang terbakar karena sebagian lokasi masih dalam proses pendinginan. 

Namun setelah dilakukan pendataan, sebanyak 11 rumah dilaporkan rusak berat akibat dilalap api.

Api berhasil dikuasai setelah sekitar 30 menit dilakukan pemadaman, sebelum petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Usman mengungkapkan, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses menuju titik kebakaran yang berada di tengah permukiman. 

Gang sempit dengan lebar sekitar satu meter membuat mobil pemadam sulit menjangkau lokasi.

"Kesulitannya, lokasi berada di tengah dan gangnya sangat kecil, kurang lebih hanya satu meter. Selain itu, banyak warga yang berada di dalam untuk menyelamatkan barang-barangnya sehingga cukup menyulitkan proses pemadaman," katanya.

Untuk menangani kebakaran tersebut, sekitar 15 unit armada dari enam sektor dan dua pos pemadam dikerahkan ke lokasi. 

Penanganan juga mendapat bantuan dari sejumlah unsur, di antaranya TNI, Polri, Lanal, Brimob, Pertamina, serta relawan dan instansi terkait lainnya.

Berdasarkan data sementara, rumah yang terbakar berada di wilayah RT 48 dan RT 49. Sejumlah keluarga terdampak harus kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Hingga proses pendinginan berlangsung, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah pasti korban terdampak dan penyebab kebakaran.