Tiga dari Lima Titik Kerusakan Jalan Terparah di Krayan Selatan Berhasil Ditangani

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Perbaikan jalan di Dataran Tinggi Krayan yang kini sudah berada di Kecamatan Krayan Selatan. (Foto: Camat Krayan)
Perbaikan jalan di Dataran Tinggi Krayan yang kini sudah berada di Kecamatan Krayan Selatan. (Foto: Camat Krayan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga dari Lima Titik Kerusakan Jalan Terparah di Krayan Selatan Berhasil Ditangani

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Perbaikan jalan di Dataran Tinggi Krayan yang kini sudah berada di Kecamatan Krayan Selatan. (Foto: Camat Krayan)
Perbaikan jalan di Dataran Tinggi Krayan yang kini sudah berada di Kecamatan Krayan Selatan. (Foto: Camat Krayan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga dari Lima Titik Kerusakan Jalan Terparah di Krayan Selatan Berhasil Ditangani

Perbaikan jalan di Dataran Tinggi Krayan yang kini sudah berada di Kecamatan Krayan Selatan. (Foto: Camat Krayan)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN – Penanganan akses jalan yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, terus dikebut. Pemerintah daerah secara bertahap melakukan perbaikan pada sejumlah titik yang sebelumnya menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas.

Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengatakan, dari lima titik kerusakan terparah yang sempat memutus akses kendaraan, tiga titik di antaranya telah berhasil ditangani. Sementara dua titik lainnya masih menunggu pergerakan alat berat menuju lokasi.

“Ini sedang dikerjakan. Ada lima titik terparah yang tidak bisa dilewati kendaraan. Tiga titik sudah ditangani, sementara dua titik lagi belum dikerjakan. Posisi alat sedang bergerak ke sana,” ujar Oktavianus Ramli.

Menurutnya, penanganan tersebut mulai memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Saat ini, kendaraan roda dua sudah dapat melintasi sejumlah titik yang sebelumnya sulit bahkan tidak dapat dilewati.

Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya memulihkan akses transportasi. Kendaraan roda empat masih belum dapat melintas secara normal karena beberapa bagian jalan masih membutuhkan penanganan.

“Untuk roda dua sudah lancar, tetapi kendaraan roda empat belum bisa,” jelasnya.

Oktavianus menegaskan, percepatan penanganan dua titik tersisa menjadi penting agar akses di Krayan Selatan dapat kembali berfungsi secara optimal. Infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi jalur utama bagi distribusi kebutuhan pokok dan logistik.

Ia berharap pekerjaan di dua titik tersebut segera dilakukan setelah alat berat tiba di lokasi. Dengan demikian, seluruh ruas yang mengalami kerusakan parah dapat kembali dilalui dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

“Terutama untuk mendukung mobilitas warga serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan logistik di wilayah Krayan Selatan,” tegasnya.

Penanganan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam merespons kondisi infrastruktur jalan di kawasan pedalaman dan perbatasan. Sebelumnya, Bupati Nunukan H Irwan Sabri telah turun langsung meninjau kondisi jalan di Krayan Selatan dan memastikan pemerintah daerah melakukan penanganan sementara terhadap lima titik kerusakan terparah.

Penanganan awal diarahkan pada perbaikan badan jalan dan pembuatan parit untuk mengurangi genangan serta lumpur yang selama ini menjadi salah satu penyebab terputusnya akses masyarakat.

Pemkab Nunukan menargetkan penanganan sementara tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Setelah penanganan darurat dilakukan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk mendorong perbaikan infrastruktur secara lebih menyeluruh.

Selain lima titik yang menjadi prioritas penanganan sementara, pemerintah daerah juga berharap rencana intervensi dapat diperluas hingga 13 titik ruas jalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan konektivitas antarkecamatan di Krayan Selatan tidak kembali terganggu, terutama ketika kondisi cuaca menyebabkan badan jalan kembali mengalami kerusakan.

Bagi masyarakat Krayan Selatan, keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan mendasar. Selain menunjang aktivitas sehari-hari, kelancaran akses transportasi sangat menentukan distribusi bahan kebutuhan pokok, logistik, hasil pertanian, serta pelayanan masyarakat di wilayah yang memiliki tantangan geografis cukup berat tersebut.