Tim Gabungan Turunkan Empat Mesin Portable untuk Pendinginan Karhutla di Kelurahan Sepan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, PPU tengah dalam proses pendinginan. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)
Kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, PPU tengah dalam proses pendinginan. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Gabungan Turunkan Empat Mesin Portable untuk Pendinginan Karhutla di Kelurahan Sepan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, PPU tengah dalam proses pendinginan. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)
Kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, PPU tengah dalam proses pendinginan. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Gabungan Turunkan Empat Mesin Portable untuk Pendinginan Karhutla di Kelurahan Sepan

Kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, PPU tengah dalam proses pendinginan. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Tim gabungan telah menyelesaikan proses pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 03, Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seluas 10,65 Hektare (Ha) pada hari kedua penanganan, Kamis (20/8/2026). 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengatakan, kebakaran hutan dan lahan seluas 10,65 Ha di Kelurahan Sepan terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 12.23 Wita. Tim gabungan berhasil memadamkan kobaran api hingga pukul 00.00 Wita. 

Untuk hari kedua penanganan, tim gabungan menerjunkan empat unit mesin pompa portable untuk melakukan proses pendinginan. Karena, di lahan seluas 10,65 Ha yang terbakar masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan asap. 

Empat unit mesin pompa portable diantaranya dua unit milik BPBD PPU, satu unit milik Brigade Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) Dinas Pertanian (Distan) dan satu unit milik UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Bongan. 

“Hari ini kita fokus pendinginan dengan menyisir pinggiran lahan yang terbakar menggunakan mesin portable. Mudah-mudahan proses pendinginan dapat diselesaikan secepatnya,” kata Nurlaila, Kamis (20/8/2026). 

Nurlaila mengungkapkan, lahan seluas 10,65 Ha yang terbakar meliputi pepohonan, semak belukar dan tumpukan kayu. Hari kedua ini, tim gabungan masih terus menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan gumpalan asap. 

“Titik yang mengeluarkan gumpalan asap ini perlu diselesaikan secepatnya. Karena, berpotensi memunculkan kobaran api yang dapat merambat ke lahan lainnya,” pungkasnya.