Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Buniyamin
TANA PASER - Proses pengerjaan penggantian Jembatan Busui di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser yang dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mencapai 63,16 persen.
“Progres paket pekerjaan penggantian Jembatan Busui di ruas jalan Batu Aji-Kuaro sudah 63,16 persen per 2 Agustus 2026,” kata PPK 1.2 BBPJN Kaltim, Muhammad Idris Djafar, Kamis (20/8/2026).
Ruang lingkup utama pekerjaan struktur jembatan dengan bentang 42 meter tersebut terdiri dari bangunan atas, bangunan bawah dan pondasi. Untuk pengerjaan bangunan bawah dan pondasi sudah selesai dilaksanakan.
Pekerjaan pemasangan 10 tiang bor pile diameter 80 sentimeter dengan kedalaman 15 meter bagian pondasi sudah selesai dilaksanakan.
Pekerjaan pile cap beton bertulang FC-30 MPa sebagai bangunan bawah juga sudah selesai dilakukan.
Sedangkan untuk pengerjaan bangunan atas Jembatan Busui, berupa erection Girder PCI sudah selesai dua bentang dari total enam bentang Girder PCI yang diperlukan.
Idris menuturkan, saat ini pihaknya juga tengah menunggu Bearing Pad Elastomer yang dikirim dari Bogor ke Busui.
Pada 19 Agustus 2026, Bearing Pad Elastomer dilakukan pengujian mutu di Laboratorium Teknik Sipil ITS Surabaya yang disaksikan oleh PPK-1.2, konsultan supervisi dan kontraktor pelaksana.
“Tujuan pengujian untuk memastikan kualitas material dan memastikan daya dukung (Load Capacity) serta daya tahan (Durabilitas). Hasilnya dinyatakan layak untuk digunakan pada Jembatan Busui,” tuturnya.
Di saat yang bersamaan juga dilapangan dilakukan pemancangan cerucuk oprit DPT di dua arah bagian sisi kiri jalan, untuk sisi kanan harus berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk mengetahui letak pipa yang melintang di bawah badan jalan dan wilayah mana saja yang bisa dilakukan pemancangan.
“Masih menunggu konfirmasi dari pihak PT Pertamina terkait posisi pipa yang melintang di bawah badan jalan di ruas arah Batu Aji-Kuaro untuk pemancangan cerucuk oprit DPT arah kanan,” tandanya.


