Jalan Pengganti Permanen 18,5 Kilometer di Bengalon Bakal Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Suasan peresmian Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Suasan peresmian Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jalan Pengganti Permanen 18,5 Kilometer di Bengalon Bakal Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Suasan peresmian Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Suasan peresmian Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jalan Pengganti Permanen 18,5 Kilometer di Bengalon Bakal Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Suasan peresmian Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA — Akses penghubung masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Bengalon, Kutai Timur (Kutim) bertambah setelah Jalan Pengganti Permanen (JPP) sepanjang sekitar 18,5 kilometer resmi dibuka di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon.

JPP tersebut dibangun sebagai akses pengganti sekaligus untuk menjaga konektivitas masyarakat di tengah aktivitas pertambangan di wilayah Kutim. Jalan ini juga diharapkan mendukung mobilitas warga dan kegiatan perekonomian antarwilayah.

Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah mengatakan kepolisian mendukung pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jalan ini menjadi akses penting bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian. Kami berharap keberadaan jalan pengganti permanen ini dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta memberikan akses yang lebih aman dan nyaman,” ujar Aryansyah.

Ia mengingatkan, dibukanya akses baru tersebut harus diiringi dengan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas serta kesadaran menjaga keamanan selama berkendara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas dan bersama-sama menjaga fasilitas jalan yang telah dibangun,” katanya.

Presiden Direktur dan CEO PT KPC, Muhammad Rudy mengatakan pembangunan JPP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan sekaligus menjaga konektivitas masyarakat.

“Pembangunan Jalan Pengganti Permanen ini memiliki panjang kurang lebih 18,5 kilometer. Jalan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas pertambangan sekaligus menjadi penghubung aktivitas masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” ujarnya.

Menurut Rudy, perusahaan juga berkomitmen melakukan pemeliharaan terhadap jalan tersebut setelah digunakan masyarakat.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud mengapresiasi pembangunan JPP tersebut. Ia menilai keberadaan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi PT KPC atas pembangunan dan peresmian jalan pengganti permanen ini. Infrastruktur jalan merupakan nadi bagi pembangunan masyarakat Kalimantan Timur,” kata Rudy Mas’ud.

Ia berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus dilanjutkan, termasuk rencana Jalan Pengganti Simpang Perdau–Sangatta sepanjang sekitar 14 kilometer.

“Ke depan kami berharap pembangunan Jalan Pengganti Simpang Perdau–Sangatta sepanjang sekitar 14 kilometer juga dapat terlaksana,” ujarnya.

Rudy juga meminta kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah terus diperkuat, termasuk melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan.