Balikpapan Makin Panas dan Kering, Warga Diminta Banyak Minum dan Pakai Masker

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Balikpapan Makin Panas dan Kering, Warga Diminta Banyak Minum dan Pakai Masker

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Balikpapan Makin Panas dan Kering, Warga Diminta Banyak Minum dan Pakai Masker 

Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Cuaca panas dan kering yang melanda Kota Balikpapan membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati mengatakan paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat memengaruhi kondisi tubuh. Masyarakat pun diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.

"Membatasi aktivitas di luar saat suhu yang tinggi sekali," ucap Alwiati, Jumat (21/8/2026). Selain panas, musim kering juga membuat debu di udara berpotensi meningkat. 

Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di jalan. Dinkes mengimbau pengendara kendaraan bermotor, khususnya pengguna sepeda motor, menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu.

"Bagi pengendara kendaraan bermotor, terutama roda dua, sebaiknya menggunakan masker. Karena pada musim kering ini debu juga meningkat, kemudian suhu di luar ruangan juga tinggi sekali," jelasnya.

Masyarakat juga diminta meningkatkan konsumsi air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh selama cuaca panas. "Konsumsi air putih lebih intens lagi supaya lebih sehat," katanya.

Sementara terkait kondisi kualitas udara di Balikpapan, Alwiati memastikan saat ini masih berada dalam rentang aman.

Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi perubahan kualitas udara yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

"Untuk kualitas udara saat ini masih dalam rentang yang aman. Kalau terjadi peningkatan, dinas terkait akan melakukan rilis untuk menyampaikan kewaspadaan terkait kualitas udara. Tapi saat ini masih cukup baik," pungkasnya.