Bupati Kutim Raih Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi di Koperasi Awards 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Momen Kadiskop UMKM Kutai Timur, Marhadin saat menerima penghargaan dari kementerian Koperasi RI. (Foto: Dok.Prokopim Kutim)
Momen Kadiskop UMKM Kutai Timur, Marhadin saat menerima penghargaan dari kementerian Koperasi RI. (Foto: Dok.Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati Kutim Raih Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi di Koperasi Awards 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Momen Kadiskop UMKM Kutai Timur, Marhadin saat menerima penghargaan dari kementerian Koperasi RI. (Foto: Dok.Prokopim Kutim)
Momen Kadiskop UMKM Kutai Timur, Marhadin saat menerima penghargaan dari kementerian Koperasi RI. (Foto: Dok.Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati Kutim Raih Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi di Koperasi Awards 2026

Momen Kadiskop UMKM Kutai Timur, Marhadin saat menerima penghargaan dari kementerian Koperasi RI. (Foto: Dok.Prokopim Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memperkuat tata kelola dan profesionalisme koperasi mendapat apresiasi di tingkat nasional. 

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meraih penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang digelar Kementerian Koperasi RI.

Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim, Marhadin, yang hadir mewakili Bupati Ardiansyah pada malam penganugerahan di Caroline Astor Ballroom, Hotel The St. Regis, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi di daerah.

Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada modernisasi dan digitalisasi koperasi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya pengurus dan pengelola lembaga keuangan mikro.

Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat tata kelola sekaligus memitigasi risiko dalam pengelolaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP), sehingga layanan kepada anggota dapat berjalan secara aman, kredibel, dan profesional.

Salah satu program yang dilakukan Diskop UKM Kutim yakni memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Uji Kompetensi bagi 30 pengurus dan pengelola KSP/USP pada 2024.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan pengelolaan keuangan para pengurus melalui standar kompetensi yang tersertifikasi.

Marhadin mengatakan, peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun koperasi yang memiliki daya saing sekaligus mendapat kepercayaan masyarakat.

“Tata kelola koperasi yang tangguh tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistemnya, tetapi sangat bergantung pada kompetensi serta integritas pengelolanya,” kata Marhadin.

Menurut dia, fasilitasi Diklat dan Uji Kompetensi dilakukan untuk memastikan pengelolaan layanan keuangan koperasi memenuhi aspek keamanan, transparansi, dan profesionalisme.

“Melalui fasilitasi Diklat dan Uji Kompetensi bagi para pengurus KSP/USP, kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan keuangan dikelola secara aman, transparan, dan tersertifikasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan pengurus yang memiliki sertifikasi kompetensi diharapkan dapat membantu koperasi di Kutim meminimalkan risiko keuangan serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para anggota.

Penguatan kapasitas pengelola koperasi tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya Pemkab Kutim membangun kelembagaan koperasi yang lebih profesional dan berstandar.

Dalam Koperasi Awards 2026, sejumlah kategori penghargaan diberikan, di antaranya Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada, Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha, Koperasi Gen-Z, Bakti Koperasi, serta Bakti Koperasi Nayaka Mahambara.

Selain Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, penghargaan kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara juga diberikan kepada Bupati Paser, Fahmi Fadli.

Sebagai informasi, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi kepala daerah dalam mendorong penguatan koperasi dan ekosistem perkoperasian di daerah masing-masing.