Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU untuk mempercepat penyelesaian pemutakhiran data siswa calon penerima bantuan pendidikan melalui program Kartu Penajam Cerdas (KPC).
Karena sebelumnya, bantuan pendidikan untuk siswa baru tahun ajaran 2026/2027 ditarget akan disalurkan di Agustus 2026. Namun, sampai saat ini pemutakhiran data siswa calon penerima manfaat belum rampung.
“Saat ini masih menunggu kesiapan data siswa. Ini kita minta kepada Disdikpora segera menyelesaikan pemutakhiran data siswa supaya Kartu Penajam Cerdas bisa cepat disalurkan,” kata Mudyat, Minggu (23/8/2026).
Mudyat mengatakan, bantuan pendidikan sebesar Rp600 ribu per siswa disalurkan langsung melalui rekening bank. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bekerja sama dengan Bankaltimtara dalam penyaluran bantuan pendidikan tersebut. Jadi, kartu Penajam Cerdas sekaligus sebagai ATM nantinya akan dicetak oleh pihak bank.
Dalam menerbitkan rekening bank harus atas nama orang tua wali siswa penerima manfaat.
“Ini menjadi salah satu kendala, karena ada beberapa siswa yang tidak memiliki orang tua wali. Sementara rekening bank harus atas nama orang tua wali, ini yang harus cepat diselesaikan oleh Disdikpora,” terangnya.
Berdasarkan data Disdikpora PPU, bahwa tahun ini ada 5.885 siswa baru 2026/2027 akan mendapatkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Penajam Cerdas.
Dari 5.885 siswa baru ini meliputi 3.248 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 2.637 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran KPC di tahun ini mencapai Rp4 miliar. Setiap siswa baru mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu.
“Bantuan pendidikan nantinya digunakan siswa untuk membeli seragam sekolah, tas, sepatu dan kebutuhan sekolah lainnya,” pungkasnya.


