11 Rumah Ludes Terbakar, 47 Warga Baru Ilir Kini Bertahan di Tenda Pengungsian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pertamina menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko kebakaran. (Foto: PT PPN RU V Balikpapan)
Pertamina menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko kebakaran. (Foto: PT PPN RU V Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

11 Rumah Ludes Terbakar, 47 Warga Baru Ilir Kini Bertahan di Tenda Pengungsian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pertamina menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko kebakaran. (Foto: PT PPN RU V Balikpapan)
Pertamina menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko kebakaran. (Foto: PT PPN RU V Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

11 Rumah Ludes Terbakar, 47 Warga Baru Ilir Kini Bertahan di Tenda Pengungsian

Pertamina menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko kebakaran. (Foto: PT PPN RU V Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Sebanyak 47 warga di RT 48 dan RT 49, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, kini harus menjalani hari-hari di tenda pengungsian setelah rumah mereka dilalap api, Kamis (20/8/2026).

Sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut. Sebanyak 19 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan sementara mengandalkan tenda pengungsian untuk beraktivitas.

Kondisi para korban menjadi perhatian PT Pertamina Patra Niaga (PPN) RU V Balikpapan yang menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui posko kebakaran.

Bantuan tersebut tidak hanya berupa bahan pangan untuk mendukung operasional dapur umum, tetapi juga perlengkapan tidur hingga kebutuhan sekolah bagi anak-anak terdampak.

Selain 11 rumah yang rusak berat, sebanyak tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Sebanyak 14 KK atau 29 jiwa dari rumah tersebut sementara tinggal di rumah kerabat maupun warga sekitar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Dodi Yapsenang mengatakan bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pada masa awal pascabencana.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga RT 48 dan RT 49 Kelurahan Baru Ilir. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak sekaligus memberikan dukungan agar para korban dapat segera bangkit," ujar Dodi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan melalui posko kebakaran dengan melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kelurahan Tangguh Bencana (KATANA) Baru Ilir.

Perwakilan KATANA Baru Ilir, Muhammad Yusup mengatakan respons cepat tersebut membantu warga yang masih berada di pengungsian maupun mereka yang sementara menumpang di rumah kerabat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang saat ini masih berada di tenda pengungsian maupun tinggal sementara di rumah kerabat dan warga sekitar," ungkap Yusup.

Salah seorang warga terdampak, Kariman mengatakan banyak barang dan kebutuhan keluarganya ikut hilang dalam kebakaran.

"Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pertamina. Setelah kebakaran, banyak barang dan kebutuhan kami yang ikut hilang. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami dan keluarga," tutur Kariman.

Bagi warga yang masih berada di pengungsian, kebutuhan dasar menjadi perhatian utama selama masa pemulihan. 

Bantuan pangan, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan sekolah diharapkan dapat meringankan beban warga sembari menunggu kondisi kembali pulih.

Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan menyebut respons tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus upaya mendukung ketangguhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan kelompok masyarakat agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak.