Kebakaran di Kawasan Gerilya Samarinda Dini Hari Tadi, Arifin Kaget Api Sudah Berkobar di Lantai Dua Rumahnya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kebakaran yang hanguskan dua bangunan di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Relawan)
Kebakaran yang hanguskan dua bangunan di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Relawan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Kawasan Gerilya Samarinda Dini Hari Tadi, Arifin Kaget Api Sudah Berkobar di Lantai Dua Rumahnya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kebakaran yang hanguskan dua bangunan di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Relawan)
Kebakaran yang hanguskan dua bangunan di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Relawan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Kawasan Gerilya Samarinda Dini Hari Tadi, Arifin Kaget Api Sudah Berkobar di Lantai Dua Rumahnya 

Kebakaran yang hanguskan dua bangunan di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Relawan)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA — Suasana dini hari di kawasan Jalan Gerilya Dalam, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, mendadak panik setelah api membakar sebuah rumah, Senin (24/8/2026).  

Salah satu pemilik rumah, Arifin Sanusi, mengaku awalnya terbangun setelah dibangunkan istrinya yang mendengar suara seperti benda jatuh.

Saat memeriksa bagian atas rumah, Arifin justru mendapati api sudah membakar lantai dua bangunan tersebut.

“Saya tidur dibangunin istri saya, ada suara kayak tikus jatuhin sesuatu. Saya cek, saya bangun di atas ternyata sudah api,” kata Arifin.

Melihat api sudah membesar, Arifin langsung meminta istrinya keluar dari rumah. Ia kemudian panik berusaha menyelamatkan sepeda motor yang berada di dalam rumah.

Namun, saat mengeluarkan motor, Arifin sempat terkena material kayu yang terbakar. Bagian punggungnya juga terkena kayu yang masih dalam kondisi berapi.

Rumah milik Arifin merupakan bangunan bertingkat. Api diketahui berasal dari lantai dua yang sebagian bangunannya menggunakan material kayu.

Menurut Arifin, lantai dua rumah tersebut hanya berisi barang dan berkas serta  kasur. Sementara dirinya bersama keluarga lebih sering beraktivitas dan beristirahat di lantai bawah.

Kebakaran tersebut kemudian ditangani petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bersama sejumlah relawan dan petugas pemadam kebakaran lainnya.

Kasi Pemadaman dan Investigasi Disdamkarmat Kota Samarinda, Wisnu ST, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 01.45 WITA.

Satu posko dengan tiga unit armada dikerahkan ke lokasi dan mendapat bantuan dari para relawan serta petugas pemadam kebakaran lainnya.

“Posko yang diturunkan satu posko tiga unit, dibantu dengan relawan dan PMK,” ujar Wisnu.

Dalam kejadian tersebut, api membakar dua bangunan. Proses penanganan berlangsung sekitar satu setengah jam.

Petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman, di antaranya keterbatasan sumber air, kondisi jalan yang sempit serta banyaknya warga yang datang menonton di sekitar lokasi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik atau arus pendek yang terjadi di lantai dua bangunan.

“Dugaan sementara arus pendek di lantai dua dan bangunan kayu,” pungkas Wisnu.

Api berhasil ditangani setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai korban dalam peristiwa tersebut.

“Total bangunan terbakar dua bangunan. Kendala karena sumber air terbatas, banyak warga yang menonton dan jalan sempit. Itu kendala kami,” jelasnya.