Reporter: Aswin | Editor: Siswandi
TENGGARONG - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengkhawatirkan, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Kondisi tersebut, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kukar mengambil langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara, khususnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kondisi itu juga membuat BPBD Kukar membagikan sebanyak 400 masker secara gratis kepada masyarakat, khususnya pengendara kendaraan roda dua yang beraktivitas di kawasan Tenggarong, Senin (24/8/2026).
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kukar, Sigit Imam Prasetyo mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat meningkatnya paparan asap.
"Agenda kita dari BPBD hari ini membagi masker. Karena untuk menjaga antisipasi penyakit ISPA, kita membagikan masker cuma-cuma," ujar Sigit.
Pembagian masker dilakukan di dua lokasi yang dinilai memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat. Titik pertama berada di kawasan Simpang Tiga Lampu Merah Penyeberangan Pulau Kumala.
Di lokasi tersebut, BPBD Kukar membagikan sekitar 200 masker. Sementara 200 masker lainnya dibagikan di titik kedua, yakni Simpang Empat Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
"Untuk titik pertama sekitar 200 masker, kemudian titik kedua juga 200 masker. Jadi jumlah seluruhnya sekitar 400 masker," jelasnya.
Sigit mengimbau masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua, agar mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko menghirup partikel asap dan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Menurutnya, kondisi udara di wilayah Kukar saat ini mulai dipengaruhi kabut asap yang semakin tebal sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua, supaya memakai masker untuk menjaga kesehatan dari penyakit ISPA dan polusi udara," katanya
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker dapat meningkat, terutama selama kondisi kabut asap masih terjadi.
"Harapannya masyarakat yang berkendara roda dua menggunakan masker untuk menjaga kesehatan masing-masing," pungkas Sigit.


