Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, kembali dibuka untuk pengguna jalan setelah menjalani perbaikan permanen selama lebih dari tiga bulan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan penanganan kali ini tidak sekadar memperbaiki permukaan jalan.
Sebanyak 100 bore pile dipasang untuk memperkuat pondasi dan struktur jalan agar persoalan penurunan badan jalan tidak kembali terjadi.
Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami longsor, amblas, dan permukaan bergelombang.
Kondisi itu sempat mendapat penanganan sementara, namun badan jalan kembali mengalami penurunan sehingga diperlukan pekerjaan permanen.
Perbaikan dimulai sejak 13 Mei 2026 dan rampung sebelum ruas tersebut kembali dibuka pada Minggu (23/8/2026).
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan dibukanya kembali akses tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama beberapa bulan harus menghadapi gangguan mobilitas akibat pekerjaan perbaikan.
"Alhamdulillah kemarin, kita membuka jalan yang selama beberapa bulan kita perbaiki dan sudah selesai," kata Rahmad, Senin (24/8/2026).
Ia berharap Jalan Syarifuddin Yoes dapat kembali menunjang aktivitas masyarakat dan membuat arus mobilitas kendaraan kembali normal.
"Mudah-mudahan jalan ini bermanfaat," ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Rita, menjelaskan perbaikan dilakukan dengan memperkuat struktur jalan menggunakan 100 bore pile.
Pemasangan bore pile tersebut menjadi bagian penting dari penanganan permanen karena titik kerusakan sebelumnya mengalami penurunan badan jalan.
"Sebanyak 100 bore pile dipasang untuk memperkuat pondasi dan struktur jalan," kata Rita.
Selain penguatan pondasi, pekerjaan juga meliputi konstruksi beton pada salah satu sisi jalan serta pelapisan aspal pada bagian lainnya.
Pada tahap akhir pekerjaan, sisi jalan yang menggunakan beton telah diselesaikan, sementara bagian lainnya dilakukan pelapisan aspal sebelum ruas jalan dibuka kembali.
Penanganan permanen Jalan Syarifuddin Yoes menelan anggaran sekitar Rp9,8 miliar yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkot Balikpapan.
Anggaran tersebut digunakan untuk menangani kerusakan yang dinilai membutuhkan penguatan struktur secara menyeluruh.
Titik kerusakan berada di sekitar simpang Jalan Syarifuddin Yoes-Jalan Letkol Pol HM Asnawi Arbain, tepatnya di kawasan depan Pengadilan Agama Balikpapan.
Meski penanganannya dilakukan Pemkot Balikpapan, ruas tersebut berstatus jalan nasional sehingga koordinasi dilakukan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.
Koordinasi mencakup survei lapangan, penyusunan teknis penanganan, rekayasa lalu lintas hingga inventarisasi utilitas sebelum pekerjaan dimulai.
Kini, setelah pekerjaan permanen rampung, akses Jalan Syarifuddin Yoes kembali dapat digunakan masyarakat.
Pemkot Balikpapan berharap penguatan struktur yang telah dilakukan mampu membuat ruas tersebut lebih kokoh dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengguna jalan dalam jangka panjang.


