Reporter : Nur Hidayah | Editor : Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Di tengah cuaca ekstrem dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Berau, kelancaran jaringan komunikasi menjadi salah satu hal yang terus mendapat perhatian.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau memastikan layanan komunikasi hingga kini masih berjalan normal.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila dampak cuaca ekstrem mulai memengaruhi infrastruktur maupun akses komunikasi masyarakat.
“Sampai saat ini alhamdulillah jaringan kami masih berjalan lancar,” ujar Didi.
Menurutnya, kondisi jaringan di lapangan juga banyak diketahui melalui laporan masyarakat. Informasi dari kepala kampung maupun wartawan yang berada langsung di wilayah terdampak menjadi bagian penting dalam mendeteksi lebih awal jika terdapat gangguan komunikasi.
Didi menyebut, laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Diskominfo juga memiliki grup komunikasi khusus yang digunakan untuk mempercepat penyampaian informasi mengenai persoalan jaringan yang terjadi di lapangan.
“Kalau ada kendala, biasanya teman-teman wartawan atau kepala kampung yang lebih dulu menghubungi kami. Laporan itu kami respons dan koordinasikan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kondisi cuaca ekstrem dan kabut asap tidak membuat pengawasan terhadap layanan komunikasi dihentikan. Justru, koordinasi diperkuat agar masyarakat tetap memiliki akses komunikasi, terutama ketika sewaktu-waktu membutuhkan informasi maupun layanan dalam kondisi darurat.
Diskominfo Berau, lanjut Didi, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak selama kondisi cuaca ekstrem dan kabut asap masih berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga agar konektivitas komunikasi tetap dapat diandalkan di tengah situasi tersebut. (Adv)



