DPRD Paser Soroti Bentangan Kabel yang Semrawut di Hutan Kota Tanah Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat Zulkifli Kaharuddin bersama Edwin Santoso meninjau taman kota di Kecamatan Tanah Grogot. (Foto : Dok DPRD Paser)
Saat Zulkifli Kaharuddin bersama Edwin Santoso meninjau taman kota di Kecamatan Tanah Grogot. (Foto : Dok DPRD Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Paser Soroti Bentangan Kabel yang Semrawut di Hutan Kota Tanah Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat Zulkifli Kaharuddin bersama Edwin Santoso meninjau taman kota di Kecamatan Tanah Grogot. (Foto : Dok DPRD Paser)
Saat Zulkifli Kaharuddin bersama Edwin Santoso meninjau taman kota di Kecamatan Tanah Grogot. (Foto : Dok DPRD Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Paser Soroti Bentangan Kabel yang Semrawut di Hutan Kota Tanah Paser

Saat Zulkifli Kaharuddin bersama Edwin Santoso meninjau taman kota di Kecamatan Tanah Grogot. (Foto : Dok DPRD Paser)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Bambang Irawan 

TANA PASER - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menyoroti keberadaan kabel-kabel yang membentang di kawasan Hutan Kota Tana Paser yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot.

Sorotan itu diakibatkan jalur kabel-kabel yang membentang di kawasan tersebut dalam kondisi semrawut. Ini tentu sangat berbahaya dan beresiko terhadap keselamatan masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Paser, Zulkifli Kaharuddin mengatakan, hutan kota sebagai fasilitas umum menjadi tempat yang gemar dikunjungi masyarakat untuk rekreasi, hiburan, bersantai, serta aktivitas lainnya.

“Hutan kota sebagai fasilitas umum harus dalam kondisi baik, aman dan nyaman bagi warga yang berkunjung,” kata Zulkifli Kaharuddin, Selasa (25/8/2026).

Zulkifli menuturkan, saat dirinya bersama Anggota DPRD Paser, Edwin Santoso meninjau lokasi tersebut pada Senin (24/8/2026) kemarin, melihat secara langsung kondisi perkabelan yang semrawut tersebut.

Dengan begitu, Zulkifli Kaharuddin menginginkan pihak pengelola perkabelan tersebut agar dapat menata ulang, agar lebih terlihat rapi dan bersih, sekaligus tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat.

“Kabel-kabel di kawasan hutan kota ini harus ditata ulang, supaya lebih rapi dan tidak membahayakan orang. Juga perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala,” tutur Zulkifli.