Dinsos Kutim Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Korban Kebakaran di Muara Bengkal Ulu

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Dinsos Kutai Timur saat menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Muara Bengkal. (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Dinsos Kutai Timur saat menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Muara Bengkal. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinsos Kutim Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Korban Kebakaran di Muara Bengkal Ulu

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Dinsos Kutai Timur saat menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Muara Bengkal. (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Dinsos Kutai Timur saat menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Muara Bengkal. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinsos Kutim Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Korban Kebakaran di Muara Bengkal Ulu 

Dinsos Kutai Timur saat menyalurkan bantuan sembako di Kecamatan Muara Bengkal. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Empat kepala keluarga di Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur (Kutim), mendapat bantuan tanggap darurat setelah rumah mereka terdampak kebakaran yang terjadi pada 16 Agustus 2026 lalu.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Abol Hasan RT 04 tersebut berdasarkan asesmen Dinas Sosial (Dinsos) Kutim berdampak terhadap 18 KK atau 46 jiwa. 

Dari jumlah itu, empat KK atau 13 jiwa tercatat mengalami dampak langsung dan membutuhkan bantuan.

Dinsos Kutim kemudian menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar kepada warga terdampak. Bantuan diserahkan Kepala Dinsos Kutim Ernata Hadi Sujito mewakili pemerintah daerah.

Ernata mengatakan, bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan barang kebutuhan sehari-hari akibat kebakaran.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena musibah. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ernata.

Berdasarkan hasil asesmen Dinsos, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Sejumlah rumah dan harta benda warga mengalami kerusakan maupun kehilangan dalam kejadian tersebut.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan berupa 21 kilogram gula pasir, 21 dus mi instan, 21 liter minyak goreng, 21 bungkus kopi bubuk, 21 kaleng sarden, 21 kotak teh dan 21 karung beras dengan berat masing-masing lima kilogram.

Dinsos juga memberikan bantuan untuk kelompok rentan, seperti susu balita dan lansia, bubur bayi, makanan ringan, popok anak dan dewasa, serta perlengkapan mandi anak.

Untuk kebutuhan pendidikan, bantuan berupa seragam SD, SMP dan SMA, seragam Pramuka, tujuh paket tas sekolah dan tujuh pasang sepatu turut disalurkan. 

Warga juga menerima sejumlah perlengkapan sandang, antara lain sarung, selimut, handuk dan pakaian dalam.

Sementara untuk kebutuhan hunian sementara, Dinsos menyediakan 18 lembar terpal, 18 matras, 18 bantal dan 18 set peralatan dapur.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kutim turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp171 juta kepada warga terdampak.

Ernata menyebut penyaluran bantuan tersebut mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan standar pelayanan minimal (SPM) bidang sosial sesuai Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2018.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sembari memulihkan kondisi setelah kebakaran.

“Kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana,” katanya.