HELO EAST FESTIVAL 2026, Ajang bagi Generasi Muda untuk Menjaga dan Menghidupkan Budaya Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda. (Foto: Dewan Pembina HSA/tim Helo East Festival).
Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda. (Foto: Dewan Pembina HSA/tim Helo East Festival).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

HELO EAST FESTIVAL 2026, Ajang bagi Generasi Muda untuk Menjaga dan Menghidupkan Budaya Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda. (Foto: Dewan Pembina HSA/tim Helo East Festival).
Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda. (Foto: Dewan Pembina HSA/tim Helo East Festival).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

HELO EAST FESTIVAL 2026, Ajang bagi Generasi Muda untuk Menjaga dan Menghidupkan Budaya Kaltim

Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda. (Foto: Dewan Pembina HSA/tim Helo East Festival).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Bambang Irawan 

SAMARINDA - Semangat generasi muda untuk mengenal, mengembangkan, dan mengekspresikan kebudayaan Kaltim hadir dalam Helo East Festival 2026 yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda.

Mengusung tema “Jejak Budaya, Ruang Berkarya”, festival ini menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari pertunjukan seni, musik tradisional, talkshow budaya, tenant budaya, hingga workshop kreatif.

Helo East Festival 2026 menjadi ruang pertemuan bagi mahasiswa, generasi muda, komunitas, pegiat seni dan budaya, serta masyarakat untuk melihat kebudayaan Kaltim dari perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan dan kreativitas generasi masa kini.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kaltim, Hetifah Sjaifudian, serta Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim melalui pemanfaatan Temindung Creative Hub sebagai ruang kreatif publik di Samarinda.

Hetifah Sjaifudian mengajak generasi muda Kaltim agar tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mengambil peran dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya daerah.

Menurutnya, budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang perlu terus dikenalkan kepada generasi berikutnya melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

"Generasi muda memiliki posisi strategis karena tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital. Kondisi seperti ini dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan kebudayaan Kaltim kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus menciptakan bentuk-bentuk ekspresi budaya baru," jelasnya. 

Melalui Helo East Festival 2026, kata dia, kebudayaan tidak hanya ditempatkan sebagai warisan masa lalu yang perlu dijaga, tetapi juga sebagai ruang hidup yang terus berkembang, beradaptasi, dan menjadi sumber kreativitas bagi generasi muda.

"Festival ini menunjukkan pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari seni pertunjukan, cerita, musik, seni visual, ruang komunitas, hingga pemanfaatan media kreatif dan digital," tambahnya. 

Hetifah berharap, Helo East Festival dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan kolaboratif yang mempertemukan generasi muda dengan pelaku budaya, komunitas, pemerintah, akademisi, serta pelaku industri kreatif lainnya.