Jembatan Aji Kuning Rusak Parah, Warga Pilih Perbaiki Secara Swadaya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Aksi gotong royong warga Desa Aji Kuning perbaiki jembatan yang rusak parah. (Foto: Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning)
Aksi gotong royong warga Desa Aji Kuning perbaiki jembatan yang rusak parah. (Foto: Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jembatan Aji Kuning Rusak Parah, Warga Pilih Perbaiki Secara Swadaya

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Aksi gotong royong warga Desa Aji Kuning perbaiki jembatan yang rusak parah. (Foto: Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning)
Aksi gotong royong warga Desa Aji Kuning perbaiki jembatan yang rusak parah. (Foto: Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jembatan Aji Kuning Rusak Parah, Warga Pilih Perbaiki Secara Swadaya

Aksi gotong royong warga Desa Aji Kuning perbaiki jembatan yang rusak parah. (Foto: Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN - Warga Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, memilih tidak menunggu lebih lama untuk memperbaiki jembatan kayu yang menjadi akses penting bagi masyarakat. Dengan mengandalkan dana dan tenaga swadaya, warga bergotong royong membongkar bagian jembatan yang rusak dan memperbaiki kembali konstruksinya.

Jembatan berupa kayu tersebut menghubungkan permukiman warga di seberang aliran sungai kecil. Jalur itu digunakan setiap hari, termasuk oleh anak-anak yang melintas untuk berangkat ke sekolah serta masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi.

Kondisi jembatan yang mulai lapuk memunculkan kekhawatiran warga. Jika dibiarkan, kerusakan dapat mengganggu mobilitas masyarakat dan meningkatkan risiko bagi pengguna.

Ketua Persatuan Ojek Aji Kuning, Abdul Rasyid, mengatakan perbaikan berawal dari keresahan warga melihat kondisi jembatan yang semakin memprihatinkan.

“Ini muncul dari keresahan bersama warga Desa Aji Kuning. Jembatan ini salah satu akses penting masyarakat dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kalau hanya menunggu bantuan, tentu membutuhkan waktu. Karena itu, kami berinisiatif memperbaikinya melalui gotong royong dan dana swadaya,” kata Rasyid.

Warga kemudian mengumpulkan dana dan material secara sukarela. Material kayu yang masih layak digunakan kembali, sementara kebutuhan lainnya dipenuhi melalui patungan dan sumbangan masyarakat.

Menurut Rasyid, keterlibatan warga cukup tinggi. Pemuda hingga orang tua ikut ambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang bekerja di lokasi, menyumbangkan dana dan material, hingga menyiapkan makanan bagi warga yang bergotong royong.

“Respons warga sangat luar biasa. Semuanya ikut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Ketua RT 01 Desa Aji Kuning, Amran, mengapresiasi inisiatif warga tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan sangat vital karena menjadi jalur penghubung bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

“Jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Selain menjadi akses warga, jalur ini digunakan anak-anak untuk menuju sekolah dan menunjang aktivitas sehari-hari,” kata Amran.

Bagi Amran, gotong royong tersebut tidak sekadar memperbaiki infrastruktur. Kegiatan itu juga memperkuat hubungan sosial dan kepedulian antarwarga.

“Gotong royong seperti inilah yang harus terus dijaga. Ketika masyarakat bersatu dan memiliki kepedulian terhadap lingkungannya, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Ia berharap jembatan yang diperbaiki secara swadaya itu dapat digunakan lebih aman dan bertahan dalam waktu lama. Ia juga berharap semangat kebersamaan warga tidak berhenti setelah pekerjaan selesai.

“Semoga jembatan ini awet dan aman digunakan seluruh masyarakat. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga dan menjadi inspirasi untuk kegiatan positif lainnya,” pungkasnya.