Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA - Rumah Kasmidi Bulang di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta, mendadak diserbu pecinta domino, Rabu (26/8/2026).
Mereka mengikuti turnamen domino yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Antusiasme peserta bahkan melampaui target awal yang ditetapkan panitia. Dari target sekitar 2.000 peserta, sebanyak 2.048 orang tercatat mengikuti Lomba Domino KB Cup 2026.
Peserta tidak hanya datang dari sejumlah kecamatan di Kutim, tetapi juga dari berbagai daerah di Kaltim.
Panitia mencatat peserta berasal dari Paser, Samarinda, Balikpapan, Bontang hingga Tarakan. Bahkan, terdapat peserta yang datang dari Sulawesi Selatan.
Kondisi tersebut membuat area kediaman Kasmidi dipenuhi peserta sejak sore hari. Bagian bawah rumah hingga sisi kediaman tampak digunakan sebagai lokasi pertandingan dan aktivitas peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Armin mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.
“Peserta tak hanya berasal dari Kutai Timur, tetapi juga dari wilayah lain di Kaltim seperti Paser, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Bahkan ada peserta terjauh yang datang dari Tarakan hingga Sulawesi Selatan,” ujar Armin saat pembukaan.
Turnamen yang berlangsung hingga 28 Agustus 2026 itu menyiapkan berbagai hadiah untuk peserta, mulai dari sepeda motor, uang tunai, kulkas, televisi sepeda hingga berbagai lainnya.
Kasmidi Bulang selaku sponsor sekaligus tuan rumah mengatakan, kegiatan ini sejak awal dirancang sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat.
Menurutnya, lomba domino bukan semata-mata soal pertandingan dan hadiah, tetapi menjadi sarana untuk mempertemukan warga dari berbagai latar belakang.
“Target awal kita 2.000 peserta, ternyata antusiasme warga luar biasa hingga menembus 2.046 pendaftar,” kata Kasmidi.
Ia mengatakan, kegiatan ini lahir dari keinginan sejumlah tokoh dan masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang sederhana, tetapi mampu melibatkan banyak orang.
Kasmidi juga menegaskan kegiatan tersebut tidak diarahkan pada kepentingan politik. Tetapi momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarwarga.
“Di luar ada hiruk-pikuk politik atau dinamika apa pun, kita tidak ikut ke sana. Yang paling penting hari ini adalah merayakan HUT ke-81 RI, silaturahmi tetap terjaga, dan kita semua bergembira bersama,” ujarnya.
Kasmidi yang juga aktif dalam pembinaan olahraga di Kutim menyambut masuknya domino sebagai salah satu cabang olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Ia menilai, domino memiliki unsur strategi dan ketangkasan berpikir serta dapat dimainkan lintas kelompok masyarakat.
“Silaturahmi harus jalan terus. Ini adalah bagian dari menjaga kemerdekaan agar kita tidak pecah dan tidak gampang diadu domba,” tegasnya.
Sebagai informasi, turnamen KB Cup 2026 digelar secara gratis dan melibatkan sejumlah unsur kepanitiaan serta organisasi kemasyarakatan dalam pelaksanaannya.
Panitia juga menyiapkan siaran langsung melalui kanal media “Kutim Bisa” bagi masyarakat yang tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung.
Kegiatan lomba domino ini akan terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan sebagai ruang berkumpul sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat Kutim.


