Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM- Progres bantuan pembangunan jamban sehat atau fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) bagi 161 keluarga kurang mampu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 50 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Jimmy Julianto mengatakan, bantuan pembangunan 161 unit jamban sehat menyasar Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku sebanyak 110 unit dan Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam sebanyak 51 unit. Pengejaan bantuan jamban sehat saat ini terus berjalan dan progresnya telah mencapai 50 persen.
“Bantuan pembangunan jamban sehat ini menyasar keluarga kurang mampu yang belum memiliki fasilitas MCK yang layak,” kata Jimmy, Kamis (27/8/2026).
Jimmy mengungkapkan, bantuan pembangunan jamban sehat bagi warga kurang mampu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,5 miliar. Pengerjaan bantuan jamban sehat dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Bantuan anggaran dari pusat untuk tangki septik tank, pipa dan aksesoris pendukung,” ujarnya.
Sedangkan untuk kloset dan pembenahan kamar mandi, kata Jimmy, anggarannya bersumber dari APBD PPU 2026. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggarans ebessar Rp400 juta.
“Kalau bantuan kloset, itu ditangani anggaran dari APBD,” terangnya.
Jimmy menekankan, Dinas PUPR menargetkan bantuan pembangunan jamban sehat ditarget rampung akhir tahun anggaran 2026. Dari 161 unit jamban sehat yang dibangun secara swadaya, 26 unit telah rampung.
“Sudah ada 26 unit yang selesai dibangun di Maridan. Sementara yang lainnya masih berjalan,” pungkasnya.


